Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI, Ali Wongso Sinaga, mengumumkan komitmen organisasi untuk memperluas jangkauan pendidikan hingga ke desa-desa di Jawa Timur. Inisiatif ini akan dipantau secara ketat oleh pimpinan tertinggi SOKSI di tingkat provinsi.
“Investasi dalam sumber daya manusia adalah kunci untuk mengatasi berbagai masalah di masyarakat. Program beasiswa SOKSI masuk desa adalah bagian dari strategi kami untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia di Jawa Timur,” tegas Ali Wongso Sinaga usai pelantikan DPD SOKSI Jatim di Surabaya, Minggu (16/6/2024).
Program beasiswa SOKSI masuk desa bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi International Business Management (STIE IBMT) dan menawarkan potongan biaya pendidikan hingga 80% bagi calon mahasiswa dari desa-desa. SOKSI berharap program ini dapat membuka akses pendidikan tinggi bagi mereka yang sebelumnya terkendala biaya.
Selain pendidikan, SOKSI juga fokus pada konsolidasi organisasi di seluruh kabupaten dan kota.
“Konsolidasi adalah langkah awal sebelum memperluas kehadiran SOKSI hingga ke tingkat kecamatan dan desa,” jelas Ali Wongso Sinaga.
Sementara itu, Ketua Depidar SOKSI Jawa Timur, Warih Andono, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memastikan bahwa SOKSI mandiri dan efektif dalam setiap langkahnya. Menurut dia, konsolidasi di tingkat kabupaten harus diselesaikan sebelum beralih ke kecamatan dan desa.
Dengan fokus pada pendidikan dan konsolidasi organisasi, SOKSI Jawa Timur bertekad untuk menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
“Organisasi ini berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat,” pungkas dia. [asg/aje]






