Surabaya (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memantau produksi logistik pengadaan segel kabel tis oleh PT Sinwa Perdana Mandiri, Jalan Arya Kemuning, Tangerang, Banten, pekan lalu.
Moch. Zainuri, komisioner Bawaslu Bojonegoro, berangkat bersama KPU dan Kejaksaan Negeri Bojonegoro. Mereka ditemui Ghofir, manajer produksi perusahaan. “Dalam pengawasan, kami memastikan produksi segel sesuai jumlah, kualitas, dan rencana pengirimannya,” katanya, Senin (11/12/2023).
Bawaslu melihat semua proses mulai dari pembuatan hingga pengepakan siap kirim. “Kabel tis ini berfungsi sebagai segel kotak suara kertas. Segel ini sangat penting karena proses pengamanan kotak suara,” kata Zainuri.
Zainuri tidak melihat ada kendala dalam proses produksi dan pengiriman. “Sesuai rencana awal, tidak melebihi target yang disampaikan KPU,” katanya.
Apa yang perlu diantisipasi? “Dalam proses logistik ini, kami berfokus pada pendistribusian dan sortir. Jadi sortir yang pertama, waktu memasukkan ke kotak suara, memastikan logistik di dalamnya terpenuhi,” kata Zainuri.
“Kedua, sekarang musim hujan. Jadi kita harus mengantisipasi pendistribusian mulai dari gudang KPU hingga TPS, termasuk menyiapkan terpal dan seterusnya untuk mengantisipasi hujan,” kata Zainuri.
Zainuri mengingatkan, sejumlah lokasi di bantaran Sungai Bengawan Solo rawan banjir. “Jadi lokasi TPS dan penyimpanan sementara di TPS harus diantisipasi. Di Bojonegoro sendiri ada dua gudang penyimpanan, yakni di kantor KPU dan Desa Mlaten Kecamatan Kalitidu. Kondisinya baik. Waktu hujan kemarin, tidak ada yang bocor,” katanya. [wir]






