Jakarta (beritajatim.com) – Sekjen PDI Perjungan Hasto Kristiyanto membantah tudingan Ade Armando yang menyebut sikap para kader PDI Perjuangan menolak kehadiran Israel di Piala Dunia U-20 bersifat klenik dengan menyebut wangsit Bung Karno. Hasto menegaskan, sikap para kader partai itu didasari dengan kesadaran dan pemahaman terhadap pemikiran Bung Karno serta kajian-kajian ilmiah.
“Sikap para kader PDI Perjuangan menolak Israel itu berdasarkan pemahaman terhadap pemikiran Bung Karno,” tegas Hasto, Selasa (4/4/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/anas-pulang-ke-blitar-disiapkan-lodeh-dan-sayur-ikan-gabus/
Dia menyebut, ada enam alasan penolakan, yakni ideologi, konstitusi, sejarah, hukum internasional dan kemanusiaan universal, serta kekuasaan sayap kanan Israel. “Jadi tidak ada klenik. Saya menilai sikap Bung Ade yang biasanya mengajak berpikir rasional, kok justru terkesan tidak rasional?” tuding Hasto.
Dia menjelaskan, semua alasan logis berbasis pengetahuan geopolitik dan kajian ilmiah disampaikan sejak awal oleh PDIP. Jadi PDIP semua konsisten. “Jadi kami tegaskan, apa yang diyakini seluruh kader Partai terhadap Bung Karno, bukanlah klenik, namun sebagai dialog dalam alam pikir terhadap seluruh benang merah pemikiran Bung Karno yang tetap relevan di dalam menganalisis berbagai persoalan kebangsaan dan dunia,” ujar Hasto. [kun]






