Mojokerto (beritajatim.com) – Banjir akibat luapan anak Kali Lamong merendam ratusan rumah di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Ada tiga desa di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto disambangi Banjir di awal bulan suci Ramadan.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, tiga desa teredam banjir tersebut yakni Desa Talunblandong, Pulorejo dan Banyulegi. “Banjir meredam tiga desa tersebut sejak Jumat malam,” ungkapnya, Sabtu (1/3/2025).
Masih kata Khakim, air banjir meredam dua dusun di Desa Talunblandong sejak pukul 19.00 WIB. Di Dusun Talunbrak, kurang lebih 45 rumah dengan 62 Kepala Keluarga (KK) tergenang air luapanan anak Kali Lamong. Namun, Sabtu pagi air banjir di dalam rumah maupun jalan surut.
“Genangan air di dalam rumah surut total termasuk di jalan dan halaman masjid dusun setempat sekira pukul 09.30 WIB, warga membersihkan rumah paska banjir. Di Dusun Sepat, Desa Talunblandong ± 42 rumah terdampak dengan denangan air di halaman rumah ± 10 cm dan jalan ± 5 cm,” katanya.
Sekira pukul 10.15 WIB, lanjutnya, trend air sudah turun perlahan. Sementara di Desa Pulorejo, banjir merendam Dusun Klanting dengan rumah terdampak sebanyak sembilan rumah. Genangan air di dalam rumah ± 20 cm sampai 50 cm dan di jalan ± 50 cm sampai 90 cm.
“Kondisi terkini, sekira pukul 10.30 WIB trend air turun perlahan. Sementara di Desa Banyulegi, banjir merendam Dusun Ngarus dengan rumah terdampak sebanyak 7 rumah. Genangan air didalam rumah ± 20 cm sampai 30 cm dan di jalan ± 20 cm sampai 40 cm,” jelasnya.
Kondisi terkini, sekira pukul 10.50 WIB trend air juga turun perlahan. Meski trend air di tiga desa tersebut turun perlahan namun pemantau masih terus dilakukan petugas gabungan yakni BPBD Kabupaten Mojokerto bersama TNI/Polri, perangkat desa dan Potensi Relawan. [tin/ian]






