Ponorogo (beritajatim.com) – Destinasi wisata benar-benar bakal diandalkan di pemerintahan Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita di Ponorogo. Bagaimana tidak, selain akan membangun monumen Reog di Gunung Gamping Kecamatan Sampung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal lebih mempercantik panorama destinasi andalan Telaga Ngebel.
Di lokasi wisata Telaga Ngebel, tahun ini mulai dibangun air mancur menari. Dibutuhkan dana sebesar Rp 13 miliar untuk pembangunan air mancur tersebut. Besarnya anggaran dalam pembuatan air mancur yang digadang-gadang mirip dengan Sentosa Musical Fountain yang ada di Sentosa Island Singapura itu, maka dibangun dalam dua tahap. Tahun 2022 ini, Pemkab Ponorogo menganggarkan di APBD sebesar Rp 6 miliar. Untuk tahap kedua atau tahun 2023, anggarannya Rp 7 miliar.
“Anggaran untuk pembangunan air mancur menari ini multiyears selama dua tahap. Yakni dianggarkan di tahun 2022 dan 2023, totalnya Rp 13 miliar,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Juda Slamet Sarwo Edi, Sabtu (5/3/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
Tahap pertama tahun 2022 ini, Disbudparpora akan membangun tribun penonton disisi telaga. Selain itu juga melakukan pembuatan dokumen seperti Master Plan (MP), Feasibility Study (FS) dari Universitas Brawijaya Malang, Detail Engineering Design (DED), serta Amdal.
“Kegiatan administrasi terus dikebut, sesuai master plan, tahap awal ini akan membangun tribun penontonnya dulu,” katanya.
Sementara untuk tahap kedua atau tahun 2023, mulai dilakukan pekerjaan fisik untuk air mancur di tengah Telaga Ngebel yang bakal menelan dana Rp 7 miliar. Mulai dari pemasangan kabel bawah air, pemasangan lampu teater, pemasangan instalasi dan pembangunan rumah panel.
“Pekerjaan fisik untuk pembangunan air mancur menari hingga rumah panel baru, bakal dilakukan di tahun 2023 nanti,” katanya. [end/but]






