Bangkok (beritajatim.com) – Bangkok akan menjadi pusat inovasi fintech pada 22-24 April 2025 dengan digelarnya **Money20/20 Asia di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC).
Sebagai ajang fintech terkemuka, acara ini akan mempertemukan lebih dari 200 pemimpin industri dan regulator untuk membahas masa depan keuangan digital di Asia.
Acara ini akan mengeksplorasi lima pilar utama, yakni kolaborasi, keamanan, pengalaman pengguna yang seamless, keberlanjutan, serta batasan teknologi yang terus berkembang. Pilar-pilar ini menjadi kunci dalam mendorong transformasi sektor keuangan di tengah pesatnya kemajuan teknologi.
Hadirnya Para Pemimpin Industri
Sejumlah bank besar seperti JP Morgan, HSBC, Standard Chartered, Maybank, Kasikorn Bank, National Australia Bank, hingga Ambank Group akan hadir untuk berbagi wawasan.
Selain itu, perusahaan terkemuka di industri pembayaran seperti Mastercard, VISA, TransferMate, Block, Worldpay, SeaMoney, dan Terrapay juga akan memberikan pemaparan mengenai tren terbaru dalam pembayaran lintas batas.
“Agenda kami kali ini merupakan yang paling ambisius, menghadirkan inovasi terarah serta platform unik untuk kolaborasi. Kami sangat antusias untuk memfasilitasi diskusi yang akan membentuk masa depan industri fintech,” ujar Ian Fong, VP of Content, Money20/20 Asia dalam keterangan tertulis kepada beritajatim.com, Rabu (19/2/2025) .
Peran Krusial Regulator dalam Ekosistem Fintech
Money20/20 Asia 2025 juga akan menyoroti peran regulator dalam memperkuat kerja sama antara sektor publik dan swasta. Beberapa tokoh penting yang akan hadir antara lain:
Roong Mallikamas, Deputi Gubernur Bank Thailand
Adnan Zaylani, Deputi Gubernur Bank Negara Malaysia
Chuchi Fonacier, Deputi Gubernur Bangko Sentral ng Pilipinas
George Chou, Chief Fintech Officer, Otoritas Moneter Hong Kong
Jomkwan Kongsakul, Deputi Sekretaris Jenderal, Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand
Panggung Diskusi dan Masa Depan Keuangan Digital
Acara ini akan menghadirkan berbagai sesi diskusi di empat panggung utama: Exchange Stage, Unfiltered Stage, Money Pot, dan HumanA.I.ty Stage. Salah satu sesi yang dinanti adalah pemaparan dari Daniel Yun, CEO KakaoBank Corp, yang akan mengungkap bagaimana bank digital dapat mencapai profitabilitas melalui strategi inovatif berbasis AI.
“Di KakaoBank, kami berkomitmen membangun platform perbankan berbasis pelanggan dan inovasi. Money20/20 Asia adalah panggung ideal bagi kami untuk menampilkan kesuksesan, berbagi visi, serta mengeksplorasi lanskap perbankan digital yang terus berkembang,” ujar Daniel Yun.
Dengan berbagai pemimpin industri dan regulator berkumpul di Bangkok, Money20/20 Asia 2025 siap menjadi ajang yang menentukan arah baru bagi dunia fintech di kawasan Asia Pasifik. (ted)






