Blitar (beritajatim.com) – Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar memiliki tugas berat di akhir tahun ini. Pasalnya hingga bulan November 2025 ini penyerapan anggaran di Dinas PUPR Kabupaten Blitar masih mencapai 20 persen saja.
Artinya masih sangat sedikit proyek infrastruktur yang berjalan di Kabupaten Blitar pada tahun 2025 ini. Meski kondisinya cukup miris, namun Dinas PUPR ternyata memasang target tinggi di akhir tahun ini yakni 90% proyek infrastruktur di Kabupaten Blitar bisa rampung di bulan Desember.
Target itu nampaknya cukup mustahil dan sulit untuk direalisasikan. Pasalnya Tahun 2025 kurang dari 1,5 bulan lagi, jika realisasi proyek infrastruktur tersebut maka jurus Bandung Bondowoso nampaknya benar benar dijalankan.
“Terkait dengan penyerapan anggaran memang agak sedikit minim jika dibandingkan tahun sebelumnya intinya masih sekitar 20 persen,” ungkap Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Iwan Dwi Winarto pada Senin (10/11/2025).
Dinas PUPR Kabupaten Blitar sendiri mengakui bahwa pada tahun ini pembangunan infrastruktur utamanya jalan berjalan lambat jika dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Meski memiliki anggaran RPp.120 miliar lebih namun hingga bulan November 2025 ini, proyek infrastruktur di Kabupaten Blitar masih mencapai 20%.
Meski serapan anggarannya masih rendah, namun Dinas PUPR tetap memasang target tinggi akhir tahun ini. Bahkan Dinas PUPR dengan percaya diri menyebut bisa menyelesaikan 90 persen proyek di akhir tahun ini.
“Kita usahakan di 90 persen minimal ya,” ucapnya.
Target dari Dinas PUPR itu pun mendapatkan sorotan tajam dari masyarakat. Mayoritas masyarakat mempertanyakan mutu dari pengerjaan proyek yang seperti kejar tayang tersebut.
Dengan sisa waktu 1,5 bulan, masyarakat banyak yang tak yakin bahwa pembangunan di akhir tahun ini benar-benar memperhatikan mutu. Masyarakat pun akan ikut mengawasi jalannya proyek-proyek tersebut.
“Kami akan pantau pelaksanaan pihak ketiga apabila mereka hanya mengejar target waktu tidak memperhatikan mutu lebih baik los total atau tidak dibayar kalau sampai dibayar kami akan duduki kantor dinas PUPR ini,” kata Jaka Prasetya, koordinator warga. (owi/ian)







1 Komentar
Beberapa bulan lalu kenapa ga di kerjakan ya…?” di akhir tahun malah bingung ..