Surabaya (beritajatim.com) – Dalam menjalani hidup, terkadang kesulitan datang silih berganti. Selain berusaha, memanjatkan doa kepada Allah SWT juga menjadi senjata bagi kaum Muslim.
Kesulitan yang hadir dalam hidup seperti asmara, karir, keuangan hingga kesehatan dapat menghampiri siapa saja atas kehendak Allah SWT.
Ada berbagai doa yang bisa dibaca saat menghadapi kesulitan dalam hidup. Berikut ini doa yang bisa dibaca :
Surat Ad-Dhuha
Surat yang berarti waktu Dhuha ini merupakan Surat yang ke-93 dalam Al-Qur’an. Surat ini dapat dihafalkan karena terdapat 11 ayat pendek.
Berikut ini bacaan Arab, latin dan terjemahannya :
وَالضُّحٰىۙ
waḍ-ḍuḥā
Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),
وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ
wal-laili iżā sajā
Dan demi malam apabila telah sunyi,
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ
mā wadda’aka rabbuka wa mā qalā
Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,
وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ
wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ụlā
Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.
وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰىۗ
wa lasaufa yu’ṭīka rabbuka fa tarḍā
Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.
اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ
a lam yajidka yatīman fa āwā
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),
وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ
wa wajadaka ḍāllan fa hadā
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,
وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ
wa wajadaka ‘ā`ilan fa agnā
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْۗ
fa ammal-yatīma fa lā taq-har
Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ
wa ammas-sā`ila fa lā tan-har
Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).
وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
wa ammā bini’mati rabbika fa ḥaddiṡ
Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).
Surat Al-Insyirah
Surat kedua yang bisa dibaca ketika menghadapi kesulitan adalah surat Al-Insyirah. Surat ke-94 dalam Al-Quran ini ini terdapat 8 ayat.
Pesan dari surat ini juga memiliki makna yang sangat dalam. Berikut ini tulisan Arab surat Al-Insyirah, bacaan latin dan artinya :
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
a lam nasyraḥ laka ṣhadrak
Artinya: “Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?”
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ
wa waḍha’nā ‘anka wizrak
Artinya: “dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu.”
ٱلَّذِىٓ أَنقَضَ ظَهْرَكَ
alladżī angqaḍa ẓahrak
Artinya: “yang memberatkan punggungmu?”
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
wa rafa’nā laka dżikrak
Artinya: “Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu”
فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا
fa inna ma’al-‘usri yusrā
Artinya: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”
إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا
inna ma’al-‘usri yusrā
Artinya: “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
فَإِذَا فَرَغْتَ فَٱنصَبْ
fa idżā faraghta fanṣhab
Artinya: “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.”
وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرْغَب
wa ilā rabbika farghab
Artinya: “Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”
Demikian surat yang dapat dibaca ketika menghadapi kesulitan yang datang dalam hidup. Wallahu a’lam bisshowab. (nap)






