Pamekasan (beritajatim.com) – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur, secara resmi menunjuk Persepam Pamekasan sebagai tuan rumah babak semifinal dan final Liga 4 bertajuk Piala Gubernur Jatim, di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan.
Hal tersebut berdasar Surat PSSI Jatim bernomor 033/B/PSSI-Jatim/II/2026 tentang Penunjukan Tuan Rumah Babak Semifinal-Final Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim 2025-2026, tertanggal 7 Februari 2026.
“Berdasar form pengajuan tuan rumah yang telah diterima, maka dengan ini disampaikan surat penunjukan tuan rumah babak semifinal-final Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim 2025-2026, pada 13-15 Februari 2026,” bunyi surat resmi PSSI Jatim yang ditandatangani Plt Ketua PSSI Jatim, Kairul Anwar.
Dalam penunjukan tersebut, tim berjuluk Laskar Ronggosukowati diwajibkan untuk mempersiapkan berbagai sarana maupun prasarana pertandingan yang dituangkan dalam 12 poin berbeda. Mulai dari stadion, perijinan, tim medis hingga deklarasi dan akomodasi perangkat pertandingan yang dipersiapkan PSSI Jatim.
Pada babak semifinal tersebut, terdapat empat tim berbeda yang dipastikan akan bersaing untuk mendapatkan status terbaik dan melaju ke babak final. Masing-masing tuan rumah Persepam Pamekasan, Persid Jember, Pasuruan United, serta Persinga Ngawi.
Laga semifinal pertama akan mempertemukan antara Persid Jember melawan Pasuruan United, dijadwalkan kick off pukul 15:00 WIB di SGMRP Pamekasan, Jum’at (13/2/2026). Sementara laga semifinal kedua dijadwalkan kick off pukul 19:00 WIB yang mempertemukan tuan rumah Persepam Pamekasan melawan Persinga Ngawi.
Masing-masing pemenang dari dua laga tersebut, nantinya akan mengunci slot ke babak final yang dijadwalkan digelar pada Minggu (15/2/2026) mendatang. Laga final pertama digelar pukul 15:00 WIB dengan mempertemukan dua tim yang gagal pada babak semifinal, laga pamungkas mempertemukan dua tim yang akan bersaing memperebutkan status sebagai tim juara, dan dijadwalkan kick off pukul 19:00 WIB.
Penunjukan tersebut tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi tim tuan rumah Persepam, di mana mereka dapat dipastikan bertanding di hadapan pendukung sendiri. “Status tuan rumah ini harus kita manfaatkan secara maksimal, sebab hal ini dapat menjadi keuntungan non teknis dari atmosfer dukungan positif suporter di stadion,” kata Manajer Persepam, Abd Razak.
“Oleh karena itu, kita buat stadion kebanggaan masyarakat Pamekasan ini penuh (dengan dukungan suporter dan masyarakat Pamekasan), sehingga para pemain memiliki motivasi berlipat dan semakin bersemangat memenangkan pertandingan,” pungkasnya. [pin/but]






