Pagar Nusa, perguruan silat yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama, merobohkan sendiri tugu perguruan tersebut yang berada di Dusun Gumuk Kerang, Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (31/8/2023).
Penulis: Oryza A. Wirawan
Badan Pertanahan Nasional mendorong kepada Pemerintah Kabupaten dan DPRD Jember, Jawa Timur, untuk segera mengirim draf revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang sesuai dengan kondisi terkini ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang.
Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyoroti kondisi lahan sawah yang dilindungi (LSD) di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Penetapan LSD seharusnya memperhitungkan pertumbuhan pemukiman di Kabupaten Jember pada masa mendatang.
Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyebut kualitas tata ruang Kabupaten Jember, Jawa Timur, buruk. Ini menyebabkan investasi senilai Rp 10 triliun macet di Jember.
Areal Sawah di tiga kecamatan perkotaan dikeluarkan dari Luas lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk memperlancar investasi pembangunan.
Luas lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, berbeda dengan data Badan Pusat Statistik (BPS). Lahan sawah di tiga kecamatan kota dihapuskan dari LP2B.
Saat ini, manajemen PT Graha Mulia Jember yang menjadi investor pendirian Swiss-Belhotel tengah mengurus perizinan pendirian hotel. Jika tak ada kendala, hotel dengan nilai investasi sekitar Rp 70-80 miliar itu akan mulai dibangun pada September 2023.
Potensi ekonomi Kabupaten Jember, Jawa Timur, menarik investor untuk membangun hotel bintang empat Swiss-Belhotel pertama di kawasan Tapal Kuda. Pembangunan dengan nilai investasi kurang lebih Rp 70 – 80 miliar ini akan dimulai pada September 2023.
Massa anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berdatangan dari sejumlah tempat membuat pembongkaran tugu perguruan silat tersebut di Dusun Krajan, Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (28/8/2023), batal dilaksanakan.
Pimpinan DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan mengklarifikasi acara ‘Nikahin Kasih’ kepada Bupati Hendy Siswanto, menyusul protes yang dilontarkan KH Saiful Rijal, pengasuh Pondok Pesantren As-siddiqi Putri yang akrab disapa Gus Saif.









