Probolinggo (beritajatim.com) – Seorang atlet tinju berusia 19 tahun menjadi korban peluru nyasar di depan rumahnya sendiri di Perumahan Asabri, Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo. Korban, I Kadek, mengalami luka tembak di punggung akibat peristiwa yang terjadi pada Selasa (1/10/2024) sore.
Hari Siswanto, Ketua RT setempat, menjelaskan bahwa peluru menembus tubuh korban hingga bersarang di bawah tulang rusuk. “Korban sempat jatuh dan tidak sadarkan diri karena sakit,” ujarnya.
Awalnya, keluarga korban mengira Kadek hanya terjatuh akibat kecelakaan biasa. Namun, setelah dibawa ke rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan rontgen, ditemukan sebulir peluru bersarang di tubuhnya.
Mencurigai adanya peluru nyasar, keluarga korban kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Oky Ahadian, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya masih dalam proses penyelidikan.
“Kami sedang menyelidiki asal usul peluru tersebut. Apakah berasal dari lapangan tembak Yon Zipur 0820 yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, atau dari sumber lain,” ungkap Kapolres.
Peristiwa peluru nyasar ini bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Sebelumnya, pernah ada kejadian serupa yang mengenai kaca masjid dan lampu rumah warga. Namun, ini merupakan kasus pertama yang menyebabkan korban luka serius.
Dugaan sementara, peluru nyasar berasal dari lapangan tembak Yon Zipur 0820 yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun, pihak kepolisian masih membutuhkan bukti-bukti lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut.
Kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Warga berharap agar pihak berwenang dapat segera mengungkap penyebab pasti kejadian dan mengambil tindakan pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak keluarga berharap agar korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. (ada/kun)






