Gresik (beritajatim.com)– Ini peringatan bagi yang gemar bermain petasan bila tidak ingin celaka, seperti dialami oleh Tio Rayfarza (19) pemuda asal Desa Kesambenwetan, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Tio panggilan akrabnya mengalami luka bakar akibat terkena letusan petasan.
Akibat kejadian itu, kini pemuda tanggung tersebut tergolek lemas di rumah sakit karena seluruh tubuhnya mengalami luka bakar.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram mengatakan, kejadian tersebut bermula korban sedang asyik bermain petasan di halaman rumahnya. Tanpa disadari, tiba-tiba petasan meletus mengenai badan korban.
Saksi yang bernama Ponidi yang juga tetangga korban mendengar adanya suara letusan. Saksi pun mendatangi sumber letusan tersebut yang ternyata berada di halaman rumah korban
“Saat terdengar letusan korban sudah tergeletak dengan kondisi setengah sadar,” katanya, Kamis (27/3/2025).
Melihat kondisi korban mengalami luka bakar lanjut Musihram, saksi ponidi membawa korban ke Rumah Sakit Randegansari Husada Driyorejo.
“Korban mengalami luka bakar karena terkeja letusan petasan yang suaranya menggelegar,” ungkapnya.
Masih menurut Musihram, agar kejadian ini tidak terulang lagi. Dirinya menghimbau kepada masyarakat tidak bermain petasan sembarangan.
“Apapun bentuk petasannya aturannya dilarang. Untuk itu, jangan coba-coba bermain petasan karena dampaknya membahayakan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (dny/ted)






