Madiun (beritajatim.com) – Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah mulai terasa di ruas tol wilayah Madiun. Volume kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun tercatat mengalami peningkatan menjelang H-5 Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan data PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), pada Senin (16/3/2026) tercatat ribuan kendaraan keluar melalui GT Madiun. Jumlah tersebut meningkat 7,77 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal harian.
Direktur Utama JNK, Arie Irianto, mengatakan peningkatan volume kendaraan tersebut menjadi indikasi awal pergerakan masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik menuju kampung halaman.
Menurutnya, pihak pengelola jalan tol terus memantau perkembangan arus lalu lintas di sepanjang ruas tol yang dikelola sekaligus memastikan kesiapan operasional selama periode mudik Lebaran.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan dengan melayani sepenuh hati kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pada periode arus mudik Idul Fitri,” ujar Arie.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum memasuki jalan tol. Persiapan tersebut meliputi memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta mencukupi saldo uang elektronik guna menghindari antrean di gerbang tol.
Selain itu, pemudik juga disarankan memanfaatkan aplikasi untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas di jalan tol, lokasi rest area, tarif tol, hingga layanan darurat.
JNK juga mengingatkan para pengendara agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dengan menjaga jarak aman antar kendaraan serta memanfaatkan rest area apabila merasa lelah saat berkendara.
Untuk memperoleh informasi lalu lintas maupun layanan jalan tol, pengguna jalan dapat menghubungi call center Jasamarga. [rbr/beq]






