Gresik (beritajatim.com)- Tongkat estafet duta Kabupaten Gresik berganti. Tahun ini Arsya Fahriza perwakilan dari Kecamatan Manyar, dan Nadia Tiara Farradilla terpilih sebagai Cak dan Yuk Gresik. Mereka berhasil menyisihkan ratusan peserta yang mengikuti ajang tahunan ini.
Arsya Fahriza merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo (UTJM). Sementara Nadia Tiara adalah siswi SMAN 1 Cerme Gresik.
“Saya terharu sekaligus bangga menjadi duta Cak Gresik tahun 2025,” ujarnya, Senin (15/12/2025).
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik, drg
Saifudin Ghozali mengatakan, pemilihan Duta Cak Yuk Gresik 2025 dilaksanakan secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan objektivitas.
“Kami memastikan proses seleksi berjalan transparan dan adil. Penilaian dilakukan secara murni berdasarkan kemampuan, sikap, wawasan, dan potensi para finalis, tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun,” katanya.
Dalam penilaian itu, Disparekrafbudpora melibatkan Kajari Gresik, Putri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan 2024 Melati Tedja, serta I Dewa Gde Satrya Widya Dutha selaku Kepala Program Studi Pariwisata Universitas Ciputra Surabaya.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuturkan, pemilihan Duta Cak Yuk Gresik dapat terus berlanjut sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berdaya saing serta mampu berkontribusi nyata dalam promosi pariwisata dan citra positif di Gresik.
“Kami ingin kaderisasi ini terus berjalan dan mampu mengantarkan generasi muda Gresik tampil percaya diri serta berprestasi hingga tingkat nasional,” tuturnya.
Peserta pemilihan duta Cak Yuk Gresik 2025 berasal dari kalangan pelajar tingkat SLTA sederajat hingga mahasiswa. Dari total 25 pasangan yang mengikuti tahapan semifinal sebelumnya, sebanyak 15 pasangan terbaik berhasil melaju ke babak grand final. (dny/ted)






