Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya terpilih, Arderio Hukom, menegaskan komitmennya untuk melakukan pendekatan dan kunjungan ke setiap cabang olah raga (cabor) di Surabaya, termasuk yang belum terjangkau. Kunjungan ini adalah wujud kewajiban organisasi dalam memaksimalkan pembinaan atlet dan potensi medali pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 mendatang.
Menurut Arderio, yang akrab disapa Rio, pendekatan ke seluruh cabor akan dilakukan secara bertahap mengingat jumlahnya yang besar. Ia memastikan agenda silaturahmi olahraga ini akan terus berlanjut tanpa henti.
“Sampai hari ini sudah 52 cabor yang saya datangi. Selanjutnya saya sudah menanyakan jadwal latihan wushu agar bisa berkunjung. Saya berkewajiban menengok atlet-atlet kebanggaan Surabaya,” ucap Rio, Selasa (2/12/2025).
Lebih lanjut, Arderio Hukom berkomitmen untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan setiap cabor. Hal ini bertujuan agar pembinaan atlet semakin efektif dan potensi medali pada Porprov 2027 dapat dimaksimalkan dengan perencanaan yang matang.
Ia menilai Kota Surabaya memiliki potensi besar dalam berbagai cabang olahraga, namun dibutuhkan fokus pembinaan yang terarah dan berkelanjutan dari pengurus dan pelatih di tingkat KONI.
Di sisi lain, KONI Surabaya tidak hanya akan fokus pada pembinaan atlet. Organisasi ini juga akan memberikan stimulus agar setiap cabor terus berkembang, termasuk dalam hal inovasi dan penguatan sisi industri olahraga.
Rio menekankan bahwa pendekatannya bersifat proaktif, bukan sekadar basa-basi. Ia memastikan KONI akan selalu berada di garda terdepan untuk mendengar keluhan cabor.
“Silaturahmi ke cabor bukan bentuk kepedulian, tapi kewajiban. Kami ingin pengurus dan pelatih bisa berkeluh-kesah langsung. Tidak perlu menunggu, KONI yang harus jemput bola,” tegasnya. [way/beq]






