Surabaya (beritajatim.com) – Sejumlah simpul relawan Anies Baswedan di Jawa Timur bertemu di Surabaya pada hari ini. Mereka berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang beragam profesi. Kini, pertemuan simpul relawan itu di Jawa Timur bernama Aliansi Relawan Anies (ARAS).
”Nama ARAS berasal dari teman-teman. Hasil dari pertemuan sebulan silam di Surabaya. Setelah melalui perbincangan cukup seru dan akrab, akhirnya masing-masing simpul mengusulkan nama yang berujung pada nama ARAS itu,” kata Koordinator ARAS Jawa Timur, Donny Handricahyono kepada wartawan di Hotel Namira Surabaya, Selasa (11/10/2022).
Disinggung soal kemajemukan simpul relawan, pria yang akrab disapa Donny ini menjelaskan proses panjang yang telah dilalui aneka simpul relawan tersebut.
”Semula kami tak saling kenal satu sama lain, tapi masing-masing simpul sudah sempat mendengar kalau ada simpul lain telah berdiri. Kami pun sepakat bertemu, setelah itu saling berbagi info tentang situasi di Jawa Timur dan terbentuklah ARAS Jatim,” ungkap Donny.
Sejumlah pengusaha Jawa Timur duduk sebagai anggota Dewan Penasihat ARAS Jatim. Mereka adalah Mustofa Bawazier (pengusaha/pengembang), Haji Suli (pengusaha), Misbachul Huda (pengusaha), dan Bambang Sugeng (pengusaha).
Diperkirakan sudah ada puluhan simpul relawan Anies yang bertebaran di Jawa Timur. Tiap simpul terus bergerak di lapangan, dan hasil pergerakan selalu mereka bagi. ”Selain untuk dokumentasi, kami juga bisa berlajar dari kendala yang pernah dihadapi antarsimpul,” ujarnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”anies-baswedan”]
Soal dana pergerakan relawan, Donny menyatakan ada dua sumber. Pertama, murni berasal dari keikhlasan pribadi. Kedua, dari donasi. Sedangkan untuk meminimalisir pembiayaan, para relawan juga sering menggunakan pertemuan lewat zoom. ”Yang jelas, kami di Jawa Timur siap memenangkan Pak Anies,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Partai Nasdem akhirnya resmi mengumumkan Anies Baswedan sebagai capres yang akan berlaga pada Pilpres 2024 mendatang. Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh mengungkapkan alasan mengapa partainya memilih Anies Baswedan sebagai capres yang diusung pada Pilpres 2024.
Paloh mengaku sudah melakukan berbagai pertimbangan yang matang dan telah meminta saran dari berbagai pihak untuk menentukan capres pada Pilpres 2024.
“Dari tiga nama yang kita usulkan dalam rakernas lalu akan dipilih menjadi satu. Nama ini mungkin tidak sempurna, tapi dalam sistem demokrasi yang kita miliki, keputusan ini untuk persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membedakan suku, agama, dan ras untuk memimpin negeri ini,” ujar Surya Paloh.
Paloh juga meyakini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat akan menyatu dalam pengusungan Anies Baswedan sebagai capres pada Pilpres 2024.
“Soal dua partai, baik PKS teman kita, teman kita Demokrat, jujur saja, dari apa perspektif yang saya pahami sebagai praktisi politisi, Insya Allah semuanya menyatukan pikiran, semangat, dan dekat bersama dengan NasDem. Insya Allah,” kata Surya Paloh usai Deklarasi Anies Baswedan Sebagai Capres 2024 di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022).
Menurut dia, hubungan NasDem dengan PKS dan Demokrat baik dan semakin dekat. Jajaran petinggi PKS bahkan sudah mengunjungi NasDem Tower bertemu dengan Surya Paloh. Begitu pula Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). [tok/suf]







