Jakarta (beritajatim.com) – Kerajaan Arab Saudi mengecam keras serangan yang dilakukan oleh Iran terhadap sejumlah kawasan di Timur Tengah, termasuk wilayah Saudi.
Kecaman ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan dalam beberapa pekan terakhir.
Sikap tegas tersebut disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi. Ia menegaskan bahwa tindakan agresi yang terus berlangsung telah memicu ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.
Menurut Faisal, serangan yang dilakukan Iran merupakan pelanggaran nyata terhadap berbagai perjanjian internasional yang mengatur hubungan antarnegara.
“Saya ingin menegaskan kembali posisi ataupun sikap dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menolak dan mengecam tindakan yang dilakukan oleh Iran dengan melakukan penyerangan terhadap Kerajaan Arab Saudi dan juga kepada negara-negara teluk lainnya, serta negara-negara Arab dan Islam di sana,” ujar Faisal dalam konferensi pers, Selasa (24/3/2026).
Ditambahkannya serangan Iran lebih banyak diarahkan ke negara-negara muslim di kawasan Teluk daripada ke wilayah Israel.
Dukungan Eropa Mengalir ke Arab Saudi
Di tengah situasi yang memanas, sejumlah pemimpin Eropa turut menyatakan solidaritas kepada Arab Saudi. Philippe of Belgium dan Emmanuel Macron dilaporkan melakukan komunikasi terpisah dengan Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman.
Dalam percakapan tersebut, keduanya menyampaikan dukungan kepada Riyadh yang saat ini menghadapi serangan rudal dan drone yang terus berlangsung dan telah memasuki pekan keempat.
Langkah dukungan dari negara-negara Eropa ini menunjukkan meningkatnya perhatian internasional terhadap konflik di Timur Tengah, sekaligus mempertegas posisi global dalam merespons eskalasi yang melibatkan Iran dan Arab Saudi.






