Malang(beritajatim.com) – Arema FC kemungkinan besar akan berkandang di Stadion Soepriadi, Kota Blitar. Hal ini menyusul respon positif Pemkot Blitar atas rencana penggunaan Stadion Soepriadi oleh skuat Singo Edan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi mengungkapkan bahwa manajemen telah intens berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat. Mereka juga intens berkoordinasi masalah keamanan dengan Polres Kota Blitar.
“Mungkin lebih tepatnya antisipasi, Minggu kemarin kita sudah beraudensi dengan pihak dinas terkait dan Kepoliasian Blitar. Termasuk mempresentasikan audiens flow disekitar Stadion Soepriadi,” ujar Yusrinal, Minggu, (28/7/2024).
Pria yang akrab disapa Inal ini menuturkan rencananya sebelum pertandingan akan ada rapat koordinasi antara manajemen Arema FC, polisi dan OPD Pemkot Blitar. Selain itu mereka akan menerapkan tiket online untuk mengidentifikasi suporter yang membeli tiket pertandingan.
“Selain itu nanti juga ada rakor dengan pihak kepolisian dan dinas terkait sebelum setiap pertandingan. Kita juga akan memakai tiket online dengan mengidentifikasi setiap supporter yang membeli tiket kita,” ujar Inal.
Inal mengaku manajemen Arema FC telah berkoordinasi dengan Presidium Aremania terkait penggunaan Stadion Soepriadi untuk putaran pertama Liga 1 musim 2024-2025. Nantinya, Presidium Aremania akan dilibatkan untuk ikut sosialisasi keselamatan dan keamanan suporter.
“Kita sudah melakukan komunikasi dengan pihak Presidium supporter terkait ini. Selanjutnya akan ada komunikasi lanjutan terkait pelibatan Presidium untuk pembahasan sosialiasi tentang keamanan keselamatan dan kenyamanan supporter daribmulai pembelian tiket sampai berada di stadion,” ujar Inal.
“Presidium Aremania dalam diskusi menyampaikan komitmennya untuk menjaga kondusifitas selama klubnya bertanding di Blitar dan kami juga memohon kordinasi intensif degan pemangku kebijakan di Blitar,” imbuhnya. (luc/ted)






