Sumenep (beritajatim.com) – Jumlah penumpang pesawat dari Bandara Trunojoyo Sumenep ke Bandara Notohadinegoro Jember masih tinggi pasca arus balik Lebaran 2024.
“Hari ini merupakan penerbangan pertama pasca arus balik. Alhamdulillah jumlah penumpang dari Sumenep ke Jember full, 12 dewasa dan 1 bayi. Untuk yang ke Pagerungan 9 penumpang,” kata Pengawas Penerbangan Perintis, Bandara Trunojoyo Sumenep, Sahrul, Selasa (23/4/2024).
Angkutan Lebaran melalui Bandara Trunojoyo tercatat mulai tanggal 1 – 19 April 2024. Selama pelaksanaan angkutan Lebaran, jumlah penumpang semua rute dari Bandara Trunojoyo cukup tinggi.
“Hampir selalu full seat dari Bandara Trunojoyo, baik rute ke Jember, Bawean, maupun Pulau Pagerungan,” terangnya.
Ia mengaku bersyukur penumpang pesawat melalui Bandara Trunojoyo mulai ramai. Ia berharap kondisi ini tetap bertahan meski telah melewati Lebaran.
“Kalau untuk Sumenep – Bawean dan Sumenep – Pagerungangan, penumpangnya memang selalu banyak. Kalau yang ke Jember ini yang sepi. Hanya saat arus mudik dan balik lebaran kemarin penumpang full. Kalau hari biasa pesawat hanya terisi 30 persen penumpang. Tapi semoga saja setelah ini jumlah penumpang tetap tinggi,” paparnya.

Penerbangan perintis di Bandara Trunojoyo Sumenep dilayani oleh maskapai Susi Air. Ada beberapa rute keperintisan melalui Bandara Trunojoyo Sumenep, yakni Sumenep – Jember PP, Sumenep – Pagerungan PP, Sumenep – Bawean PP, dan Surabaya – Bawean PP
Pesawat Susi Air terbang dari Bandara Trunojoyo Sumenep ke Bandara Notohadinegoro Jember setiap Selasa dan Rabu pada pukul 09.40 WIB. Harga tiket yang diberlakukan Rp247 ribu sekali terbang. Sedangkan dari Jember-Sumenep pada hari yang sama pukul 10.30 WIB dengan harga tiket Rp242 ribu [tem/beq]






