Ngawi (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Rabu malam (24/9/2025). Dalam waktu kurang dari lima menit, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, dua bangunan roboh rata dengan tanah, serta seekor anak sapi mati tertimpa reruntuhan kandang.
Suara angin yang mendengung keras membuat warga panik dan berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri bersama anggota keluarga. “Angin datang kencang sekali menghantam kandang ternak saya sampai roboh. Saya panik, anak sapi mati tertimpa reruntuhan, induknya juga luka dan tanduknya patah,” kata Parti, warga setempat.
Kepala Dusun Gunungsari, Kamin, menceritakan angin kencang datang tiba-tiba seusai waktu Magrib. “Dapur saya ikut roboh, anak saya sampai menutup kepala dengan bak dan helm agar tidak tertimpa reruntuhan,” jelasnya.
Kepala Desa Gunungsari, Minto, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material cukup besar. “Ada tiga rumah rusak berat, dua di antaranya rata dengan tanah. Kami masih mendata kerusakan lain,” ungkapnya.
Selain rumah warga, puluhan pohon tumbang menutup jalan desa sehingga akses warga sempat terhambat. Hingga Kamis pagi (25/9/2025), listrik di kawasan terdampak masih padam. Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD Ngawi bersama warga bergotong royong melakukan pembersihan material bangunan yang roboh serta pohon tumbang. [fiq/beq]






