Blitar (beritajatim.com) – Fenomena angin kencang disertai hujan deras kembali terjadi di wilayah Kabupaten Blitar, tepatnya di Kecamatan Sanankulon. Sejumlah pohon besar pun tumbang akibat tidak kuat menahan hembusan angin kencang.
Akibatnya 5 bangun milik warga rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Lima bangunan tersebut terdiri dari 3 rumah, satu warung makan serta satu kandang ternak.
“Hari ini kembali terjadi hujan deras disertai angin kencang di wilayah kecamatan Sanankulon yang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa 5 bangunan,” kata Ivong Bettryanto Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Senin (5/12/2022).
Tiga rumah warga yang rusak tersebut merupakan milik Sujiman, Ruseno serta Muji semuanya merupakan warga Dusun Purworejo RT 2 RW 1 Desa Purworejo kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. Rumah milik Sujiman mengalami rusak di bagian tembok pagar akibat tertimpa batang pohon yang roboh.
Sementara untuk rumah Muji mengalami rusak di bagian dapur setelah tertimpa pohon yang roboh. Untuk rumah Ruseno, hanya mengalami kerusakan ringan di bagian atap setelah diterjang angin kencang.
Adapun satu bangunan warung makan yang rusak adalah milik Suroto warga Dusun Purworejo RT 2 RW 1 Desa Purworejo kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. Warung bakso tersebut mengalami rusak di bagian atap setelah tertimpa pohon nangka yang roboh saat hujan deras dan angin kencang melanda.
“5 bangunan yang rusak akibat angin kencang tersebut semua dalam kategori ringan,” jelas Ivong.
Peristiwa hujan deras disertai angin kencang ini terjadi pukul 13.30 WIB. Menurut warga pada saat kejadian itu intensitas hujan sangat deras yang juga disertai angin kencang. Sehingga sejumlah pohon tumbang akibat tidak kuat menahan terjangan angin.
“Angin cukup kencang tadi sehingga banyak pohon yang tumbang lebih dari 5 pohon tadi yang tumbang,” kata Suroto, warga.
Warga bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar pun langsung melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang rusak akibat tertimpa pohon roboh. Pemotongan kayu yang tumbang juga langsung dilakukan petugas BPBD.
Sementara itu sejumlah warga yang rumahnya rusak kini juga telah melakukan pembenahan. Penambalan dan penggantian atap rumah yang rusak juga langsung dilakukan agar segera bisa ditempati kembali oleh warga.
“Tim langsung meluncur kesana untuk melakukan pendataan dan pembersihan material pohon tumbang serta membantu warga memperbaiki rumah,” ungkap Ivong.
BPBD Kabupaten Blitar juga masih melakukan pendataan terkait kumkingkinan adanya penambahan jumlah bangunan rusak akibat angin kencang. Diperkirakan total kerugian akibat bencana angin kencang tersebut mencapai jutaan rupiah.
Bantuan sembako juga langsung disalurkan oleh BPBD kabupaten Blitar kepada warga yang terdampak angin kencang di kecamatan Sanankulon. Pemerintah kabupaten Blitar berharap bantuan tersebut bisa sedikit mengobati rasa sedih warga akibat bangunan rumah atau warungnya rusak.
“Kalau kerugian tidak terlalu besar karena semua masuk kategori ringan, kita juga langsung menyalurkan bantuan sembako untuk warga terdampak,” pungkasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
Khusus untuk bangunan kandang ternak milik Asmunah hingga kini belum dilakukan pembersihan. Hal itu dikarenakan pohon yang menimpa bangunan tersebut cukup besar sehingga diperlukan kerja bakti.
BPBD Kabupaten Blitar sendiri terus mengimbau agar seluruh warga mewaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi. BPBD memperkirakan dalam beberapa hari kedepan sejumlah daerah di kabupaten Blitar masih akan diguyur hujan deras yang disertai angin kencang. [owi/but]







