Surabaya (beritajatim.com) – Berawal dari seorang pasien yang kurang mampu tak bisa mendapat pelayanan ambulans karena keterbatasan biaya, Aiptu Adek Pujianto terbesit ide untuk memberikan pelayanan sosial ambulans.
Ia menceritakan keinginannya ini kepada Ketua DSD SDS Jawa Timur, yang juga menjabat Kanitreskrim Polsek Tegalsari, Iptu Marji Wibowo, agar membantu para pasien yang kesulitan mendapatkan ambulans untuk ke rumah sakit ataupun pemakaman.
Tanpa berpikir panjang Adek yang merupakan anggota aktif di Polrestabes Surabaya ini bersama komunitas alumnus bintara Polri Jawa Timur tahun 97-98, Dikmaba Sembilan Delapan dan Sembilan Delapan Sepolwan (DSD SDS) membuat pengajuan proposal ke salah satu perusahaan untuk mendukung program ambulans gratis itu.
“Inspirasi awalnya ada pasien meninggal di suatu rumah sakit, saat itu melihat keluarganya tidak mampu membayar ambulans sekitar Rp 2,5 juta. Saat itu mencari bantuan ambulans dan dapat dari Yayasan Masjid. Jenazah kemudian dibawa dari surabaya ke kota tujuan hanya membayar uang bensin dan jalan tol Rp 300 ribu. Dari situ saya berembuk dengan ketua. Akhirnya jadilah satu unit ambulans ini,” ungkap Aiptu Adek Pujianto, Humas DSD SDS Jatim, Sabtu (17/7/2021).
Dengan dibantu oleh relawan taksi online dan pekerja sampah di Surabaya, kini ambulans milik DSD SDS mulai beroperasi di wilayah Surabaya, Bangkalan, Gresik, Sidorjo bahkan hingga ke Jombang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19-surabaya”]
“Kita sementara masih di area Surabaya dan sekitarnya tapi tidak menutup kemungkinan bisa keluar area seperti tadi ada yang butuh harus mengirim jenazah ke Jombang. Jadi kita angkut dan free tidak ada biaya karena kita tahu keluarganya kurang mampu,”imbuh Adek.
Diharapkan dengan pelayanan ambulans gratis untuk pasien Covid-19 dan non-covid ini bisa menjadi inspirasi bagi yang lain. Dan DSD SDS bisa memiliki ambulans lebih dari satu unit dan bertambah di seluruh wilayah Jawa Timur.
Cara mendapatkan pelayanan gratis pun cukup mudah, anggota pasien bisa langsung menghubungi ke nomor ini +6281332920000. Nanti pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas dan melakukan penjemputan di alamat yang sesuai dengan pendataan. [way/suf]






