Madiun (beritajatim.com) – Serma Nurjain, seorang tentara yang berdinas di Kodim 0803/Madiun, memiliki kisah inspiratif dalam merintis usaha. Dia meraih sukses dari usaha ternak bebek petelur.
Kisahnya berawal dari keterbatasan ekonomi keluarga. Nurjain pun memberanikan diri memulai usaha kecil-kecilan dengan memelihara hanya 200 ekor bebek di belakang rumahnya pada 2006.
Kegigihan dan ketekunannya dalam belajar dan mengembangkan usaha mengantarkan Nurjain pada kesuksesan. Kini, dia beternak 4.000 ekor bebek dan mampu meraup penghasilan hingga Rp1,5 juta per hari.
Nurjain terinspirasi dari kisah Marsudi, seorang warga Mojokerto yang sering menggembalakan bebek di belakang rumahnya. Melihat peluang usaha yang menjanjikan, Nurjain memberanikan diri mencoba beternak bebek petelur dalam skala kecil.
Usaha bebek petelur Nurjain menunjukkan perkembangan yang pesat. Dalam setahun, dia berhasil meningkatkan populasi bebeknya menjadi 1.000 ekor.
Keyakinan dan tekadnya yang kuat mendorongnya untuk mengembangkan usahanya dengan membeli lahan persawahan untuk lokasi ternak bebek petelurnya.
“Meskipun harus berutang di bank untuk membeli lahan, saya yakin bahwa usaha ini akan mampu menopang kebutuhan keluarga,” kata Nurjain, ditulis Rabu (3/7/2024).
Kini, Nurjain telah menjadi pengusaha bebek petelur yang cukup besar di Madiun. [fiq/beq]






