Pasuruan (beritajatim.com) – E-Sport Indonesia (ESI) Kota Pasuruan bekerja sama dengan Polres Pasuruan Kota menggelar penjaringan untuk ratusan pemain game. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari di balai kantor Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Dari ratusan peserta yang berpartisipasi, hanya 6 tim terbaik yang akan dipilih untuk mengikuti ajang turnamen Kapolda Jatim E-Sports 2024. Kompetisi ini menampilkan dua game populer, Mobile Legends Bang-Bang dan PUBG Mobile.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Makung Ismoyo Jati, yang membuka acara tersebut, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan HUT Bhayangkara ke-78. “Puluhan tim dari kota dan kabupaten bersaing untuk mewakili Kota Pasuruan di E-Sports tingkat Polda, dengan tiga tim dari PUBG dan tiga tim dari Mobile Legends,” kata Makung.
Makung juga mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme peserta dari Kota Pasuruan. “Peserta dari Kota Pasuruan mendominasi jumlah peserta di Jawa Timur, hal ini sangat membanggakan,” tambahnya.
Menanggapi positifnya dampak kegiatan E-Sport dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi milenial dan Gen Z, Makung menekankan pesan edukasi. “E-Sports dikedepankan untuk pesan anti-narkoba, memberikan edukasi kepada generasi milenial dan Gen Z untuk berjuang melawan narkoba,” ujarnya.
Ketua Harian ESI Kota Pasuruan, Syaqif Constantin Arsalan, menambahkan, “Total 370 peserta mendaftar dalam proses kualifikasi, dengan 220 peserta di Mobile Legends dan 150 peserta di PUBG, menunjukkan minat yang tinggi di Jawa Timur.”
Proses pendaftaran dilakukan secara online selama dua hari, dari tanggal 18 hingga 20 Juni 2024. “Kualifikasi hari ini telah selesai, pemenang akan segera kami sampaikan ke Polda Jatim sebelum jam dua belas malam,” tambah Syaqif. [ada/beq]






