Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera, mengaku masih penasaran dengan performa timnya yang belum juga meraih kemenangan di kandang sendiri. Pernyataan itu disampaikan usai Laskar Sape Kerrab kalah tipis 0-1 dari Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025–2026 di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jumat (24/10/2025).
Gol tunggal tim tamu Macan Kemayoran dicetak oleh Maxwell pada menit ke-37. Kekalahan ini memperpanjang catatan negatif Madura United yang belum sekalipun menang di hadapan pendukung setianya, Madura Bersatu.
“Sementara kami masih belum tahu kenapa belum bisa menang di sini (kandang), padahal di kandang lawan kita bisa melakukan (memenangkan laga) itu,” ungkap pelatih asal Argentina tersebut.
Meski kecewa dengan hasil pertandingan, Alfredo Vera tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya sepanjang laga. “Pemain sudah bekerja keras sepanjang laga, meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan. Artinya kami sudah berusaha maksimal, tapi sepakbola memang seperti ini. Hari ini menang, besoknya bisa jadi tidak (kalah),” ujarnya.
Vera menegaskan bahwa evaluasi akan segera dilakukan secara menyeluruh untuk memperbaiki performa tim di laga-laga selanjutnya. “Tentu ada beberapa hal yang perlu kita evaluasi, dan hal ini penting untuk segera kita lakukan demi perbaikan pada laga-laga selanjutnya. Terdekat kita akan bertandang ke markas PSM Makassar pada 2 November 2025,” imbuhnya.
Ia juga menolak untuk menyalahkan pemain tertentu atas kekalahan dari Persija. “Kami tidak ingin bicara soal individu, karena kita bermain sebagai tim, sehingga evaluasi kita lakukan secara kolektif,” tegasnya.
Pelatih berusia 52 tahun itu menutup dengan pesan agar seluruh pemain tetap termotivasi. “Kita akan tetap koreksi poin penting yang harus segera kita perbaiki, dan tentunya hal ini harus kita lakukan secara menyeluruh. Terpenting kita harapkan para pemain tetap termotivasi untuk menentukan pertandingan,” pungkasnya. [pin/beq]






