Ponorogo (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur (Jatim) akhirnya hanya menyetujui 4 tempat pemungutan suara lokasi khusus (TPS Loksus) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ponorogo tahun 2024. Jadi 4 TPS Loksus itu, meliputi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Ponorogo, Pondok Pesantren Al-Iman Putri Babadan, Universitas Darussalam (Unida) Gontor dan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kecamatan Mlarak.
“Jadi akhirnya ada 4 TPS Loksus yang telah disetujui oleh KPU Jatim,” ungkap salah satu Komisioner KPU Ponorogo, Khusnul Khotimah, Selasa (13/08/2024).
Khusnul menyebutkan bahwa pemilihnya yang dikisaran 100 lebih itu, akhirnya yang membuat 4 TPS Loksus itu dipilih. Sehingga nantinya, dalam hari pencoblosan 4 tempat yang dipilih ini, akan menyelenggarakan pungut dan hitung dalam Pilkada 2024.
“Pertimbangannya karena 4 TPS Loksus itu banyak pemilihnya, jadi kita akan akomodir lewat loksus tersebut,” katanya.
Tercatat, ada 2 usulan TPS Loksus yang akhirnya dicoret oleh KPU Jatim. Pasalnya, 2 lokasi ini serlalu sedikit pemilihnya. Sehingga, akhirnya tidak disetujui oleh KPU Jatim.
“Yang dicoret oleh KPU Jatim yakni Pondok Pesantren Ar-Risalah Slahung dan Pondok Modern Walisongo Ngabar Siman,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, KPU Ponorogo mengusulkan 6 tempat yang diusulkan menjadi TPS loksus kepada KPU Jawa Timur. Sebelum diusulkan, beberapa tempat untuk TPS loksus itu, dilakukan assesment sebelumnya.
Dari usulan 6 TPS loksus itu, Khusnul merinci yakni 5 lokasi berada di pondok pesantren (ponpes) dan sisanya lokasinya di Ruhan Tahanan (Rutan) Kelas IIB Ponorogo. Sementara untuk 5 ponpes itu, yakni Universitas Darusalam Gontor, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponpes Ar-Risalah Slahung, Pondok Modern Walisongo Ngabar, Ponpes Al-Iman Putri Babadan.
Dengan adanya usulan tambahan TPS loksus ini, kata Khusnul diharapkan dapat memfasilitasi pemilih di lokasi-lokasi tersebut. Sehingga proses pemungutan suara bisa berjalan lancar dan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 bisa meningkat. [end/but]






