Banyuwangi (beritajatim.com) – Banyuwangi menggelar apel kehormatan dan renungan suci memperingati Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria.
Upacara yang dilaksanakan Kamis dini hari, tepat pukul 00.00 dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Kav Eko Julianto Ramadan, M.Tr., (Han).
Upacara itu melibatkan unsur TNI, Poliri, dan ASN. Acara diawali penghormatan kepada arwah para pahlawan, kemudian pembacaan naskah AKRS dan penyalaan obor yang berada di kanan dan kiri inspektur upacara serta di sekitar lokasi.
Baca Juga: Laksanakan Instruksi Gubernur, JGU Bagikan 2 Ribu Bendera
Suara terompet lagu perjuangan membuat suasana semakin haru. Seraya peserta upacara turut mengheningkan cipta dan memberikan salam penghormatan perpisahan kepada para pahlawan.
“Kita harus mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan gigih dan pantang menyerah untuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI. Kita juga harus meneruskan semangat perjuangan mereka untuk membangun Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” ucap Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Kav Eko Julianto Ramadan.
Hadir dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah; bersama perwakilan Polresta Banyuwangi, Pangkalan Laut (Lanal) Banyuwangi, Kejaksaaan, dan Pengadilan Negeri.
Baca Juga: Pemkab Malang Hanya Cover BPJS Bagi 172 Ribu Warga Miskin
Usai apel, Forpimda beserta para peserta upacara melakukan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan. Doa pun dipanjatkan agar arwah para pahlawan mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Para peserta juga turut menyalakan lilin di seluruh makam pahlawan. Prosesi diakhiri dengan doa untuk arwah pahlawan.
“Semoga dengan upacara kehormatan dan renungan suci ini kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari perjuangan para pahlawan. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa serta ikut berkontribusi dalam pembangunan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Dandim. (rin/ian)






