Surabaya (beritajatim.com) – Jati diri seorang penyanyi atau musisi baik itu soloist, grup, maupun dalam formasi band biasanya dilihat dari genre musik yang diusung. Dalam hal ini bisa dikatakan genre musik menjadi dasar penggolongan untuk melakukan identifikasi terhadap mereka.
Meski begitu, faktanya banyak penyanyi atau musisi memiliki beberapa lagu dengan genre campuran atau ada dua genre dalam satu lagu. Tetapi biasanya hanya didefinisikan berdasarkan genre musik yang dominan saja.
Contoh musisi dikenal sesuai dengan genre yang diusung
Musisi Indonesia yang terkenal dengan genre jazz-nya, yakni; Berry Likumahuwa Krakatau, Indra Lesmana, Bubi Chan, Jopie Item, Spirit Band, Citra Scholastika dll. Atau genre Metal seperti; Metallica, Avenged Sevenfold, Diamond Head, dll. Dengan ciri khas genre musik yang diusung, masing-masing dari mereka memiliki penggemar dan pendengar setia hingga sekarang.
Menariknya, seiring berkembangnya genre musik yang semakin kompleks dewasa ini, ada beberapa penyanyi atau musisi yang tidak menjadikan genre musik sebagai identitasnya agar dapat dikenal penikmat musik. Beberapa dari mereka berani menjajal banyak genre musik sepanjang karir bermusik mereka. Bahkan jika itu berarti harus menjajal genre yang sangat berbeda, seperti dari genre Heavy Metal ke genre Reggae.
Salah satu dari mereka adalah Boy Group EXO asal Korea Selatan yang industri musiknya saat ini dikenal dengan istilah K-Pop. Pada awalnya, saya mengira bahwa K-pop hanya berisi lagu-lagu dengan genre electro atau hip-hop yang cocok digunakan untuk lagu dance. Tetapi setelah mendengarkan lagu-lagu EXO lebih jauh, ternyata anggapan itu tidak selalu benar.
Hingga kini, EXO telah mengeluarkan setidaknya lebih dari 250 lagu baik itu dirilis dalam bentuk album grup, solo album, unit album, repackaged album, lagu collab, lagu single, OST drama series/film, dll.
Genre musik yang pernah dirilis EXO
Lagu-lagu EXO memiliki genre yang sangat beragam, mulai dari; RnB, Pop, EDM, Groovy, J-pop, Jazzy, Electronik, Reggae, Klasik, Country, Rapp, Hip-hop, Ballad, Rhythm and Blues, Rock, hingga Heavy Metal. Bahkan seringkali lagu-lagu mereka adalah blend genre, dengan campuran beberapa genre sekaligus. Seperti Pop Rock, Reggae akustik, Rock electric pop, RnB with Ballad soul, Jazzy Acoustic, eksperimental dan lain sebagainya.
Christ Lukita, Seorang Sound Engineer dalam Channel YouTube-nya pada tanggal 2 September 2020, bahkan mengibaratkan bahwa Boy Group EXO, seperti halnya sebuah warteg (Warung Tegal) karena dianggap memiliki banyak genre di lagu-lagu mereka ketika berbincang dengan Seksofonis, Nael.
Hebatnya lagi, EXO sukses membawakan lagu-lagu tersebut dengan kemampuan vocal para membernya. Seperti halnya dalam paduan suara, masing-masing suara member EXO, yakni; Xiumin, Suho, Lay, Baekhyun, Chen, Chanyeol, Do Kyungsoo, Kai, dan Sehun memiliki karakter yang berbeda-beda dan dapat mendukung genre musik yang dibawakan.
Seperti Do Kyungsoo yang identik dengan cengkok RnB, Chen dan Baekhyun dengan Highnote-nya, Chanyeol dan Sehun dengan suara low baritonnya, Suho dengan suara falsetto yang halus, dan lain sebagainya.
Menurut beberapa penikmat musik, termasuk saya. Justru penyanyi atau musisi yang mengusung banyak genre dalam karyanya, membuat pendengar musik terutama penggemarnya tidak merasa jenuh atau bosan karena dapat mendengarkan beragam jenis genre musik.
Karena pada dasarnya musik adalah lambang dari suasana atau perasaan manusia. Kita cenderung memilih mendengarkan musik sesuai dengan suasana hati. Misal ketika sedang putus cinta, maka pilihan lagu yang tepat adalah ballad dengan lirik yang menyayat hati, sedangkan saat bahagia kita bisa mendengarkan lagu upbeat dengan lirik penuh semangat, atau jika ingin bersantai selepas pulang kerja maka pilihan paling tepat adalah mendengarkan musik jazz dan reggae yang memberikan vibes santai.
Fenomena EXO sebagai salah satu pemilik discographies terbaik di dalam K-Pop hingga saat ini, membuat mereka terlihat superior dalam hal bermusik. bukan hanya dari genre lagu dan kemampuan vocal mereka yang mumpuni, lebih dari itu bagaimana mereka menjaring banyak penggemar dan bakat-bakat mereka yang lain, seperti memainkan banyak alat musik dan terlibat langsung dalam produksi musiknya.
Dengan lagu debut mereka yang berjudul ‘MAMA’, EXO menyuguhkan genre heavy metal dan konsep alien super power pertama yang mengesankan. Dengan kemampuan vocal, dance, serta bakat bermusik, mereka telah memulai karir sebagai legenda K-Pop yang masih relevan hingga sekarang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”konser”]
EXO terus belajar dan menjajal genre musik lainnya
Sudah 10 tahun berkarir, dengan 7 studio album, serta pemegang rekor ‘fastest concert tickets sold’. Hal itu tidak membuat EXO berhenti, ini dibuktikan ketika Beberapa member EXO selama interview perilisan konser ‘ElyXiOn Live’ dalam bentuk album dan buku konser menceritakan genre musik yang ingin mereka bawakan di karya-karya mereka selanjutnya.
Dilansir Koreaboo, pada tahun 2019, Baekhyun mengatakan “Saya tidak ingin dikenal hanya sebagai seorang penyanyi dengan genre yang sama. Aku ingin menantang diriku sendiri dengan semua genre, seperti hip-hop hingga country. Semuanya! Aku belakangan ini sebenarnya juga tertantang dengan genre dance.”
Chanyeol, juga sama tertantangnya dengan Baekhyun, ia mengatakan “Aku suka genre hip-hop, tapi kurasa hip-hop yang otentik kurang cocok denganku. Maka aku akan menantang diriku menyanyikan lagu jazz hip-hop. Bahkan saat aku masih kecil, aku suka musisi jazz hip-hop, seperti Nujabez, Beenzino, dan Jazzyfact.”
Terakhir, Kai menambahkan “Aku tidak tahu apa genre yang harus aku bawakan ketika project solo album. Tapi jika itu memungkinkan, aku ingin membawakan banyak genre dalam satu album karena aku ingin menampilkan lagu dan Performance yang beragam. Jika sudah rilis, aku ingin menunjukkan sisi lain dari Kai yang berbeda dengan Kai sebagai member EXO. Aku akan memberikan kejutan untuk EXO, EXO-L dan seluruh penikmat musik dengan diriku yang baru.”
[berita-terkait number=”3″ tag=”musik”]
Sebagai informasi, kini EXO tengah hiatus sebagai grup karena empat dari sembilan anggotanya yang sedang melaksanakan wajib militer, yaitu; Suho, Chen, Baekhyun, dan Chanyeol. Karena hal ini member yang masih aktif (Xiumin, Suho, Kyungsoo, Lay, Kai, dan Sehun) sekarang berfokus pada aktivitas solo mereka, seperti mengeluarkan solo album, acting dalam drama dan film, variety show, dll.
Sejatinya musik adalah masalah selera dan bersifat universal. Tidak melulu harus terpaku kepada satu genre musik, mendengarkan genre musik yang beragam akan memperkaya pengetahuan dan pengalaman bermusik. (Kai/ian)






