Surabaya (beritajatim.com) – Dua bandit pembobolan terekam CCTV lari terbirit-birit usai alarm dari kedai mie di Jalan Pakis Tirtosari yang hendak jadi sasaran tiba-tiba berbunyi nyaring, Sabtu (4/7/2026) dini hari. Kedua bandit sempat dikejar oleh petugas keamanan dealer yang juga mendengar suara alarm.
“Aku baru tahu kejadiannya dari ibu saya mas. Nah ibu saya itu selesai sholat Subuh dapet telpon dari satpam dealer samping warung. Ngabari kalau warung saya mau dibobol,” kata pemilik warung Ines.
Mendapat kabar warungnya hendak dibobol, Inez langsung bergegas menuju tempat sehari-hari ia mencari nafkah tersebut. Sampai di lokasi, Inez langsung memeriksa rekaman CCTV dan mendapati dua pelaku pria datang ke warungnya mengendarai becak motor (bentor).
Kedua pelaku lantas tampak clingak-clinguk mengawasi situasi. Alarm baru berbunyi ketika salah satu pelaku memegang gembok. Ketika suara alarm nyaring memecah sunyi malam, kedua pelaku kabur. Tampak satpam dealer yang bertugas sempat mengejar.
Inez memaparkan jika di kawasan Pakis Tirtosari sering terjadi aksi pencurian. Pada tahun 2025 ia sempat kehilangan 5 tabung gas LPG. Lalu pada Akhir Mei 2026 lalu sepeda motor milik adiknya raib digondol maling.
“Makanya di warung langsung pasang CCTV dan gembok alarm mas,” pungkasnya. (ang/ian)






