Lumajang (beritajatim.com) – Hembusan angin di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang membuat abu vulkanik yang semula menempel di atap-atap rumah warga dan pepohonan kembali berguguran. Kondisi itu membuat para pengendara yang melintas merasa terganggu.
Seperti yang disampaikan oleh Supriyado salah satu pengendara sepeda motor yang melintas di jalan Desa Sumberwuluh. Dia harus mengenakan masker dan kacamatan untuk berkendara. Pasalnya abu vulkanis hasil erupsi dari Gunung Semeru berterbangan akibat hembusan angin.
“Harus tetap waspada, pakai masker dan kacamata agar abu tidak masuk ke mata dan hidung, kalau sampai masuk ke mata bisa sakit mata, kalau ke hidung dan mulut bisa sesak napas nanti,” katanya.
Diketahui, pada Sabtu (4/12/2021) terjadi erupsi pada Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Banyak rumah warga yang hancur akibat awan panas dan guguran abu vulkanik yang keluar dari dalam perut Gunung tertinggi di jawa itu. [tr/but]






