Surabaya (beritajatim.com) – Kebiasaan terbangun tengah malam yang tidak direncanakan kerap membuat suasana hati menjadi buruk. Kamu pun perlu tahu penyebab dan cara mengatasinya.
Tidak semua orang disengaja untuk terbangun di tengah malam. Namun mereka justru alami hal tersebut. Sehingga tak jarang membuatnya kesulitan untuk tidur kembali. Padahal pagi harinya, mereka harus memulai rutinitas dengan badan yang lebih segar sekaligus pikiran dan perasaan yang lebih baik.
Namun, karena kerap terbangun tengah malam dan membuat jam istirahat dan kualitas tidur berkurang. Maka hal ini pun perlu segera ditangani. Sebelumnya, kamu harus mengetahui terlebih dahulu penyebab umum seseorang sering alami kondisi tersebut.
Baca Juga: Lelah Melahirkan Sendirian, Tertidur, Ketika Bangun Bayi Sudah Meninggal
Adapun di antaranya karena suhu ruangan yang mungkin panas, adanya gangguan serangga, hingga kebiasaan minum kopi sebelum tidur.
Ada juga faktor internal yang dapat membuat seseorang susah tidur, seperti stres, perubahan hormon, dan gangguan tidur. Secara medis, gangguan tidur ini bisa disebabkan beragam hal, di antaranya;
1. Insomnia
Gangguan tidur yang menyebabkan penderitanya sulit terlelap atau tidak bisa tidur nyenyak.
2. Narkolepsi
Gangguan sistem saraf yang ditandai dengan rasa kantuk terlebih pada siang hari.
3. Sindrom Kaki Gelisah (SRL)
Penyakit saraf yang sebabkan kaki bergoyang tanpa sadar, khususnya pada malam hari.
Baca Juga: Hari Tidur Sedunia, Inilah 5 Manfaat Melakukan Tidur Siang
4. Sleep Apnea
Terhentinya pernapasan saat tidur, sehingga membuat penderitanya terbangun saat tidur karena batuk-batuk atau sesak napas.
5. Parasomnia
Perilaku tak biasa yang terjadi saat seseorang baru saja tertidur, sudah terlelap, atau terbangun saat tertidur.
Beberapa cara untuk mengatasi kebiasaan terbangun di tengah malam tersebut, di antaranya dengan membiasakan diri tidur dan bangun tidur pada jam yang sama setiap harinya. Selain itu, hindari bermain gadget sesaat sebelum tidur. Lantaran spektrum sinar biru pada barang elektronik dapat mengganggu ritme sirkadian.
Hindari juga konsumsi kafein, alkohol, serta makan makanan berat yang dikonsumsi 2-3 jam sebelum tidur.
Adapun untuk menjaga kualitas tidur lebih baik, perlu berolahraga secara teratur. Bahkan, menemukan posisi sekaligus menciptakan posisi tidur yang nyaman menjadi hal yang tak kalah pentingnya. Misalnya dengan mematikan lampu kamar, menghindari suara bising, hingga menyesuaikan suhu ruangan. (fyi/ian)






