Surabaya (beritajatim.com) – Pernah kehabisan ide-ide kreatif? Mungkin bagi sebagian orang hal ini tidak berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari, namun bagi sebagian orang yang bekerja dengan mengutamakan kreatifitas, tentu hal ini bisa berdampak buruk.
Bahkan setiap saat, ide-ide unik dan menarik harus disiapkan. Namun, seseorang bisa saja mengalami hari di mana ia kehabisan ide kreatif. Hal inilah yang perlu diwaspadai.
Untuk menghindari hal tersebut, maka kamu perlu menghindari kebiasaan-kebiasaan berikut ini karena dianggap dapat membunuh kreativitas.
Manajemen waktu yang buruk
Jika kamu masih sering telat dan mengulur-ulur waktu, maka kreativitasmu pun nantinya akan ikut terpengaruh dan terganggu.
Alih-alih menggunakan waktu untuk membangun ide, kamu justru asik mengerjakan sesuatu yang bukan prioritas bahkan tidak penting.
Kebanyakan orang seperti ini biasanya identik dengan mengerjakan sesuatu menjelang deadline, serta tidak punya list prioritas.
Mengabaikan kesehatan
Ide kreatif tak sebatas memberikan sesuatu yang menarik, namun juga perlu memberikan hawa segar bagi penikmatnya.
Hal itu tentu muncul juga dari pikiran dan fisik yang sehat. Maka jangan mengabaikan kesehatan hanya untuk menghasilkan sesuatu, namun dengan hasil yang ala kadarnya.
Perasaan takut gagal
Kreativitas juga bisa mati, jika perasaan takut justru yang paling mendominasi. Misalnya takut gagal, takut ditolak idenya, hingga takut jika hanya membuang-buang waktu dan uang.
Padahal yang perlu dilakukan ialah menghilangkan kebiasaan negatif tersebut, dan mulai dengan kepercayaan diri untuk mencoba dan berani mengambil risiko.
Menuntut kesempurnaan
Padahal tak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk juga ide dan kreativitas. Namun, ada saja orang yang memiliki sifat perfeksionis berlebihan.
Sehingga kerap kali ide tersebut tak kunjung terealisasi hanya karena terlalu stuck pada suatu hal atau menurutnya ada yang kurang. Maka sebaiknya cukup berikan yang terbaik, perihal sempurna bisa terus dikembangkan.
Membandingkan diri
Kurangnya rasa percaya diri, biasanya muncul dari kebiasaan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain. Ia juga terlalu fokus pada standar kreativitas yang dibuat orang lain. Sehingga kreativitas dirinya sendiri menjadi tidak berkembang.
Pesimis
Alih-alih mencobanya terlebih dahulu, orang-orang seperti ini justru kerap mengeluh dan pesimis. Tak ayal jika keraguan dan sifat negatif tersebut justru membuatmu justru lebih sering kehilangan ide-ide kreatif. (fyi/ian)






