Jember (beritajatim.com) – Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK–SNBT) akan ditutup pada 14 April 2023. Sebanyak 11.133 peserta sudah terdaftar mengikuti UTBK–SNBT di Pusat UTBK Universitas Jember hingga Senin (10/4/2023) kemarin.
“Saya berharap peserta yang sudah memiliki pilihan program studi segera mendaftarkan diri, sebab jika kuota peserta di sebuah Pusat UTBK sudah penuh, maka peserta harus memilih Pusat UTBK lain dengan catatan kuota peserta masih ada,” kata Slamin, Wakil Rektor I bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, sebagaimana dilansir Humas Unej di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (12/4/2023).
Total ada 20.778 peserta yang memilih Universitas Jember. “Sementara daya tampung kami di jalur SNBT hanya 4.165 mahasiswa baru,” kata Slamin.
Peserta SNBT tahun ini bisa memilih program studi akademik dan vokasi. “Oleh karena itu perlu strategi agar peluang diterima di PTN idaman semakin terbuka,”: kata Slamin.
Peserta yang sudah mantap memilih program studi vokasi disarankan memilih program studi vokasi di jalur SNBT tanpa harus menunggu di jalur ujian mandiri. Hal ini dikarenakan ada kecenderungan peserta menjadikan pilihan program studi vokasi sebagai cadangan, jika tidak diterima di jalur SNBT.
“Padahal justru kuota terbesar mahasiswa baru untuk program studi vokasi ada di jalur SNBT, bukan di jalur ujian mandiri. Jadi peserta perlu cermat memilih program studi agar peluang diterima di PTN terbuka lebar,” kata Slamin.
Universitas Jember memiliki tiga program studi sarjana terapan atau diploma empat (D-4) dan delapan program studi Diploma Tiga (D-3). Lima puluh persen kuota mahasiswa barunya diambil dari jalur SNBT.
Sesuai jadwal yang ditetapkan panitia pusat, UTBK akan digelar dalam dua gelombang. Gelombang pertama diadakan pada 8 – 14 Mei 2023. Gelombang kedua pada 22 – 28 Mei 2023. Sebagai Pusat UTBK SNBT 2023, Universitas Jember menyiapkan 25.480 kursi bagi peserta UTBK SNBT 2023. “Nantinya dalam satu hari akan ada dua sesi UTBK dengan peserta setiap sesi adalah 910 peserta,” kata Slamin.
Unej sudah mempersiapkan lokasi UTBK beserta kelengkapan komputer dan sarana pendukungnya. Sumber daya manusia pengawas dan personel yang akan membidangi teknologi informasi dan komunikasi juga sudah disiapkan. [wir]






