Madiun (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem diprediksi melanda wilayah Madiun Raya hingga 15 April 2023. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda Sidoarjo yang ditandatangani oleh Kepala BMKG Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan sesuai analisis kondisi iklim, beberapa wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan atau pancaroba dari musim hujan menuju kemarau.
Serta, kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur masih signifikan terdapat potensi peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan ke depan. Termasuk wilayah Madiun Raya yakni Kota dan Kabupaten Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan.
“Hasil analisis dinamika atmosfer terkini di wilayah Jawa Timur menunjukkan adanya bibit siklon tropis 98S di Laut Arafuru yang mengakibatkan terbentuknya pola konvergensi/pertemuan angin di wilayah Jawa Timur sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif,” tulis rilis tersebut.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Ngawi, Rumah Warga Tertimpa Pohon Raksasa di Kedunggalar
Kemudian, aktifnya gelombang atmosfer Rossby dan Madden Julian Oscillation (MJO) secara spasial di wilayah Jawa Timur yang berpotensi meningkatkan curah hujan. Serta, hangatnya kondisi perairan Jawa Timur yang menambah suplai uap air semakin banyak ke atmosfer.
“Sementara potensi gelombang tinggi juga patut diwaspadai di beberapa wilayah perairan dengan ketinggian gelombang maksimum antara 1,25 hingga 4,25 meter di antaranya di Perairan Selatan Jawa Timur dan Samudera Hindia Selatan Jawa Timur,” lanjut rilis tersebut.
Baca Juga:
Titik Rawan Macet Kota Madiun saat Mudik Lebaran
Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi dan selalu memantau informasi terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website (www.juanda.jatim.bmkg.go.id/radar).
Selain itu, informasi peringatan dini 3 harian dan peringatan dini 2 hingga 3 jam ke depan yang selalu kami bagikan melalui website (www.juanda.jatim.bmkg.go.id) dan media sosial (@infobmkgjuanda), saluran telepon 24 jam (031) 866 8989 dan WhatsApp: 0895 8003 00011. [fiq/beq]






