Madiun (beritajatim.com) – Satu dari sembilan pasien probabel omicron dinyatakan positif. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Madiun Maidi. Dia menjelaskan bahwa saat rapat koordinasi pengendalian Covid-19 dan Penanganan Kedatangan PMI di Grand City Surabaya, pihaknya diingatkan agar terus waspada.
“Kami diminta untuk segera melakukan lokalisir. Sekaligus, rumah sakit juga disiapkan meski kami berharap untuk RS lapangan tak dipakai,” kata Maidi usai peringatan HUT LPPL di GCIO Kota Madiun, Selasa (25/1/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”omicron”]
Maidi mengungkapkan kalau saat ini pihaknya bakal menggalakkan vaksinasi. Menurutnya, dengan vaksinasi bisa mengurangi jumlah virus yang masuk dalam tubuh. Dengan jumlah cycle threshold (CT) yang dibawah 30 maka sampel harus dikirim untuk dilakukan whole genome sequencing (WGS) untuk diperiksa apakah terjangkit varian omicron atau tidak.
“Dengan vaksinasi kan jumlah CT tidak akan kurang dari 30. Dengan begitu sampel tidak sampai dikirim ke Surabaya. Vaksinasi harus cepat tidak boleh menunggu apa-apa,” kata Maidi. (fiq/kun)






