Surabaya (beritajatim.com) – Puasa Ramadhan berarti menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam, setiap hari dalam sebulan.
Dalam kondisi Fasting ini otomatis tubuh menyesuaikan ritme asupan makanan harian. Tubuh juga dapat memperoleh manfaat tergantung bagaimana pola makan dan gaya hidup selama puasa.
Apabila sedang menjalankan program diet penurunan berat badan selama puasa, kamu harus melakukan beberapa tips agar diet tetap berhasil.
BACA JUGA: Tips Cara Belajar dari Ahmad Irfan Ardiansyah Peraih Emas Olimpiade Science
Melansir gymnation, berikut 6 tips menurunkan berat badan selama puasa Ramadhan, yang mudah untuk diikuti.
1. Atur Asupan Kalori Perhari
Konsep diet penurunan berat badan paling dasar adalah mengatur asupan kalori perhari. Hitung kebutuhan kalori yang harus dikonsumsi, biasanya perempuan dewasa maksimal membutuhkan konsumsi 2100 kalori perhari.
Jika sudah dihitung, kemudian lakukan defisit atau pengurangan kalori maksimal yang paling aman sebanyak 20%-25%.
Misalnya dalam sehari kamu membutuhkan 2000 kalori, jika defisit sebanyak 20% maka kamu harus mengurangi asupan kalori sebanyak 400 kalori.
2. Kurangi Asupan Karbohidrat dan kalori
Tips pertama agar bisa menurunkan berat badan selama puasa Ramadhan adalah mengurangi asupan karbohidrat. Makanan karbohidrat yang perlu dikurangi, seperti roti, nasi, kentang, pasta, dan pizza.
Jangan menghindari karbohidrat sepenuhnya, tetapi harus mengurangi asupannya, terutama jika ingin menghilangkan fat dalam tubuh.
BACA JUGA: Resep Indomie Goreng Nyemek, Dijamin Makin Nikmat
Dengan mengonsumsi lebih sedikit karbohidrat, tubuh menggunakan simpanan lemak sebagai sumber energi, sehingga lebih cepat membakar lemak.
Fokuslah untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran hijau, seperti selada, bayam, brokoli, asparagus, dan kangkung selama buka puasa dan sahur.
3. Tingkatkan Asupan Protein Untuk Sahur & Buka Puasa
Diet tinggi protein membuat dapat menurunkan berat badan, meningkatkan metabolisme, dan menekan nafsu makan.
Pastikan juga sumber protein yang berkualitas, misalnya makan ayam, daging sapi, atau ikan untuk berbuka puasa dan telur untuk sahur.
4. Hindari Minuman Manis Buatan, Seperti Jus Buah Dan Minuman Bersoda
Hindari minuman olahan, seperti jus buah, meskipun segar, namun minuman ini mengandung gula yang tinggi. Satu gelas jus buah dapat mengandung hingga 25g gula yang setara dengan 5 sendok teh.
Soda juga memiliki kandungan gula yang banyak. Satu botol Soda mengandung sekitar 32g gula, setara dengan 6 sendok teh. Padahal batas konsumsi gula perhari manusia adalah 50g.
BACA JUGA: Begini Langkah Pemkab Magetan Tangani Pengangguran yang Meningkat
5. Batasi Makanan Penutup
Makanan penutup biasanya tinggi gula dan kalori. Jika ingin menurunkan berat badan, batasi makanan penutup hingga maksimal konsumsi 2 kali seminggu. Berfokuslah untuk mendapatkan asupan makanan manis dari buah-buahan atau dark cokelat.
6. Tetap Aktif dan Semangat Menjalani Hari
Saat tubuh aktif, maka pembakaran kalori akan berlangsung lebih baik. Sayangnya banyak yang menjadikan bulan Ramadhan sebagai alasan untuk berhenti berolahraga.
Tidak bergerak aktif selama sebulan penuh dapat memperlambat kemajuan penurunan berat badan. Kamu bisa olahraga pada sore hari sebelum berbuka puasa, minimal 3 jam dalam satu minggu.
Demikianlah tips menurunkan berat badan selama puasa Ramadhan.
Konsep puasa dalam penurunan berat badan hampir sama dengan diet Intermittent Fasting. Di mana ada pengaturan jam makan dan asupan makanan. (kai/ian)






