Bojonegoro (beritajatim.com) – Dari segi kuliner, Kabupaten Bojonegoro tidak memiliki makanan khas yang menjadi identitas daerah. Namun, banyak pilihan yang bisa dicoba. Terbaru, Cuanmiso, yang mengadopsi makanan khas daerah Bandung hadir di Bojonegoro.
Kuliner street foot yang sepintas mirip bakso malang itu hadir di Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Bojonegoro. Cuanmiso mengadopsi cuanki yang merupakan singkatan dari cari cuan jalan kaki. Dari namanya, kuliner ini di daerah asalnya dijajakan dengan cara berjalan kaki.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/gaya-hidup/jajanan-tradisional-gethuk-banjarsari-bojonegoro-yang-patut-dicoba/
Menurut Direktur Warung Cuanmiso, Sanda Praja Riduwan, Cuanmiso ini merupakan adopsi dari makanan khas Bandung yang disesuaikan dengan cita rasa lidah masyarakat Bojonegoro. Perpaduan antara mie instan dengan berbagai campuran, seperti bakso, tahu putih, siomay, pangsit goreng, dan bakso goreng.
“Kuliner ini basic awal dari cuanki kemudian disesuaikan dengan cita rasa Bojonegoro,” ujarnya, Sabtu (18/03/2023).

Ada beberapa pilihan menu yang disajikan. Pertama Cuanmiso spesial yang berisi paket komplit. Yakni, mie instan dengan campuran bakso, tahu putih, siomay, pangsit goreng, tetelan, dan bakso goreng. Kemudian cuanso. “Pilihannya juga ada yang berkuah dan goreng,” lanjutnya.
Sementara untuk harga sendiri menurutnya sangat terjangkau. Dari harga Rp10 ribu sampai Rp20 ribu per porsi. Warung Cuanmiso ini hadir pertama di Bojonegoro. Buka setiap hari dari siang hingga malam hari. Rencananya akan dikembangkan lagi dengan sistem franchise di beberapa tempat. [lus/ted]






