Jombang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyosialisasikan program Satu Keluarga, Satu Sarjana, saat menghadiri peringatan Nisfu Sya’ban 1444 Hijriah yang diselenggarakan oleh Jami’iyah Thoriqoh Qodiriyah Wan Naqsabandiyah Al-Muta’baroh (ITQON) Pusat di PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso Peterongan Jombang, Selasa (7/3/2023).
Program tersebut dalam upaya mendukung agar masyarakat Jawa Timur agar terus bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Dalam program itu, Pemprov Jatim bersama Baznas Jatim memberikan dukungan dan fasilitas bagi keluarga kurang mampu menguliahkan anaknya.
“Jadi kalau dirasa berat, ibu-ibu bisa menggunakan kesempatan ini agar anaknya bisa sarjana. Harus semangat, sehingga anak bukan dianter ke KUA dulu tapi kuliah. Mugi Allah ijabah,” tuturnya.
BACA JUGA:
Khofifah: Monumen Reog Ponorogo Proyek Monumental
Gubernur perempuan pertama di Jatim ini mengungkapkan, pilihan lain untuk mendukung pemantapan ilmu bagi anak-anak juga bisa dengan memasukkan anak ke pondok pesantren. Karena selain mendalami keilmuan, selama di pesantren anak-anak bisa mempelajari keagaaman serta keterampilan tertentu.
“Insyaallah, mereka akan bisa berfikir cepat, berzikirnya kuat, dan tindakannya tepat. Harapannya mereka tidak salah melangkah, tidak salah mengambil keputusan. Seperti visi Pesantren Darul Ulum Rejoso Jombang ini,” ucap Gubernur Jatim Khofifah.

Selain itu, di kesempatan yang sama, Khofifah juga mengingatkan untuk memaksimalkan Bulan Sya’ban untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Orang nomor satu di Jawa Timur itu berharap agar Sya’ban membawa kebaikan bagi masyarakat untuk menjemput kedatangan bulan Romadlan.
“Semoga di malam Nisfu Sya’ban ketika catatan amal kita ditutup dan diganti lembar baru, amal ibadah kita diterima Allah dan dosa kita diampuni oleh Allah dan kita masuk pada golongan hamba-hamba yang dicintai-Nya,” pungkasnya.
BACA JUGA:
Khofifah Resmikan Rumah Restorative Justice Sekolah
Di tempat yang sama, Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Gubernur Khofifah. Sehingga dapat memberikan keberkahan tersendiri bagi Jawa Timur.
“Bu Gubernur ini mengingatkan bupati/wali kota se-Jawa Timur kalau sudah masuk Sya’ban. Sampai dishare haditsnya. Mudah-mudahan dengan saling mengingatkan seperti ini, semoga dosa khilaf kita diampuni oleh Allah. Semoga masyarakat Jatim makmur dan rukun selawase,” uangkap Mundjidah. [suf/ted]






