Blitar (beritajatim.com) – Usulan pemekaran wilayah Blitar Selatan tampaknya bukan sekedar khayalan semata, namun sejumlah tokoh penggagas telah membentuk anggota presidium. Total ada 17 anggota presidium yang ditunjuk.
17 anggota presidium tersebut berasal dari 7 kecamatan di wilayah Blitar Selatan. Anggotanya mulai dari tokoh masyarakat, penggagas serta berbagai unsur termasuk akademisi.
Belasan anggota presidium tersebut, bentuk setelah sejumlah tokoh penggagas pemekaran wilayah Blitar Selatan menggelar Rapat Koordinasi Korcam Persiapan Otonomi Blitar Selatan pada Sabtu (04/02/23) lalu. Kegiatan Rapat Korcam ini digelar di calon Ibu kota Blitar Selatan yakni Lodoyo.
“Pembentukan Korcam dari 7 Kecamatan kita akan melegalkan badan persiapan otonomi Lodoyo, bentuknya presidium dan perwakilan dari 7 kecamatan ditambah beberapa tokoh,” kata Triyanto, Salah Satu Penggagas Pemekaran Wilayah Blitar Selatan, Selasa (07/03/23).
Menurut Triyanto, pembentukan 17 presidium ini untuk melegalkan badan persiapan otonomi Lodoyo. Selain itu 17 orang tersebut juga bertugas untuk membentuk majelis rakyat Lodoyo.
Baca Juga: Monumen Trisula, Tempat Bersejarah yang Akan Ikut Bagian Blitar Selatan
Triyanto menegaskan bahwa saat ini 17 orang presidium tersebut telah bekerja untuk mempersiapkan proses legal standing ke badan hukum. Sejumlah persiapan berkas juga tengah digorok oleh tim sebelum dilakukan pengurusan legalitasnya ke badan hukum.
“Saat ini sudah bekerja Langkah selanjutnya kita akan mengurus legal standing Badan Persiapan Otonomi Lodoyo,” tegas Triyanto.
Proses pematangan berkas ini ditargetkan selesai sebelum bulan akhir bulan ramadan tahun ini. Selanjutnya berkas akan langsung dilakukan pengurusan ke badan hukum.
Langkah pengurusan legal standing ini, dilakukan sebagai bentuk keseriusan sejumlah tokoh yang mendorong dan menginisiasi tercipta kabupaten baru yakni Blitar Selatan. Sejumlah tokoh penggagas tersebut bersikukuh untuk tetap memisahkan diri dari Kabupaten Blitar sebagai bentuk kekecewaan atas pembangunan infrastruktur Blitar Selatan.
[berita-terkait number=”2″ tag=”blitar”]
Meski banyak tuduhan tentang kepentingan politik, sejumlah tokoh penggagas Blitar Selatan dengan tegas membantahnya. Menurut para tokoh upaya pemekaran wilayah ini merupakan wujud kekecewaan atas pembangunan infrastruktur terutama jalan di wilayah Blitar Selatan, sehingga dengan adanya pemekaran ini diharap bisa merubah pembangunan infrastruktur di 7 kecamatan di kabupaten Blitar.
“Intinya tujuan utama dari pemekaran ini hanyalah agar masyarakat Blitar Raya ( Kota Blitar, Kab Blitar dan Kawasan Blitar Selatan ) semakin maju, sejahtera dan makmur,” pungkasnya. (Owi/ted)






