Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) menorehkan prestasi di ajang Polines Robotic Contest 2023. Mereka tergabung dalam komunitas robotik Eprom Skyfall, dan Eprom Lato-Lato dibawah bimbingan Ir. Totok Winarno, MT.
Kedua tim tersebut masing-masing meraih juara kedua dan juara ketiga. Tim pertama yaitu Eprom Skyfall beranggotakan tiga mahasiswa yaitu dari Iqbal Hisbullah dari Prodi DIV Jaringan Telekomunikasi Digital, Andi Dwi Prastyo dari Prodi DIV Teknik Informatika, Rian Egar Pramanta dan Rizal Ramli dari Prodi DIV Teknik Elektronika.
Kemudian tim Eprom Lato-Lato beranggotakan Ferdiansyah dan Fauzan Pradana DIV Teknik Informatika, Ahmad Nauval Aprillian dari prodi DIV Sistem Kelistrikan dan Daffa Destarata dari prodi DIV Teknik Elektronika.

Ahmad Nauval Aprillian menjelaskan bahwa ajang tersebut mempertandingkan pembuatan robot transporter. Robot transpoter merupakan salah satu robot mini industri yang dikreasikan kelompok dari robot yang sudah pernah ada sebelumnya.
“Nah robot yang kita buat ini yaitu pengembangan dari robot sebelumnya, jadi robotnya itu bertugas memindahkan barang dari suatu titik ke tempat yang lain sesuai kebutuhan. Kontrol dari robot yang kita buat memakai stik PS3, dan untuk mengambil barangnya menggunakan gripper atau capit dengan sistem seperti mesin forklift yang bisa naik turun dengn mudah,” kata Nauval kepada beritajatim.com, Senin (27/2/2023).

Dia menceritakan saat lomba timnya merasa minder dan diluar ekspektasi karena melihat lawan berjumlah 100 tim dan tampak lebih ‘jago’. “Kesan yang kami rasakan itu campur aduk, yang pastinya seneng banget bangga campur haru dan juga bisa dibilang kaget di luar ekpetasi karena melihat lawan yang lebih dari 100 tim. Tapi kita tetap yakin, tetap melaksanakan strategi yang udah dibuat,” sambung mahasiswa DIV Sistem Kelistrikan tersebut.
Bekal strategi tersebut yang dapat mengantarkan kedua tim dari komunitas robotik Eprom dapat meraih juara 2 dan juara 3. Dia bersama tim yang lain mengaku banyak tambahan ilmu dan pengalaman selama mengikuti lomba. Nauval mengajak para mahasiswa lain untuk terus memotivasi dirinya agar tidak lelah mengasah diri dan terus belajar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polinema”]
“Lalu pesan untuk mahasiswa lainnya, jangan pernah lelah untuk mengasah diri dan belajar, tunjukkan kalau kita mampu, yakin dan fokus pada kemampuan diri, intinya yang penting yakin,” pungkas Nauval.
Sebagai informasi, kompetisi yang dilangsungkan oleh UKM Pengembangan Pengetahuan Politeknik Negeri Semarang itu mempertandingkan setiap tim saling beradu dalam setiap sesi. Sesi tersebut terdiri atas pertandingan antara dua robot dengan durasi waktu tiga menit untuk setiap pertandingan. Robot yang paling cepat dan tepat dalam menyelesaikan misi akan berpeluang untuk lanjut ke babak berikutnya.
Kompetisi robot ini diikuti oleh tim robot diantaranya dari Universitas Negeri Malang, Polinema, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta, Politeknik Negeri Samarinda, dan Universitas Gadjah Mada. [dan/but]






