Ponorogo (beritajatim.com) – Pengamen perempuan yang tewas di kamar kosnya, kuat dugaan dibunuh. Hal itu lantaran adanya luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.
Polres Ponorogo menyimpulkan bahwa luka-luka yang ada di tubuh korban yang bernama Satirah itu, merupakan tindakan penganiayaan. Penganiayaan yang dialami korban itulah yang menyebabkan terjadinya dugaan pembunuhan.
Untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan pengamen perempuan ini, Satreskrim Polres Ponorogo langsung membuat tim khusus. Pembuatan tim khusus ini, dimaksudkan untuk pembagian tugas para anggotanya.
“Kita bentuk tim khusus untuk mengungkapkan kasus tewasnya pengamen perempuan di kamar kosnya,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudi Kurnia, Kamis (09/02/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”pengamen-ponorogo”]
Pembagian tugas pertama untuk melakukan pemeriksaan. Petugas memeriksa intensif untuk memintai keterangan para saksi. Mulai dari ibu, kakak dan adik perempuan korban. Selain saksi dari keluarga, polisi juga memintai keterangan dari pemilik kos.
“Pemeriksaan intensif kita lakukan kepada keluarga korban dan pemilik kos,” katanya.
Niko sapaan akrabnya menyebut pihaknya belum sampai menyimpulkan terduga pelaku pembunuhan dari pengamen perempuan itu. Satreskrim Polres Ponorogo saat ini masih berkonsentrasi untuk menguatkan dulu bukti-bukti yang mengarah kepada dugaan pembunuhan.
“Belum simpulkan untuk itu (terduga pelaku-red). Ini kita lakukan penguatan bukti-bukti dulu,” katanya.
Penguatan bukti yang dimaksud Niko, salah satunya dengan melakukan otopsi terhadap jenazah Satirah. Tim Forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri didatangkan untuk memeriksa jenazah yang saat ini berada di RSUD dr. Harjono Ponorogo.
“Korban kita lakukan otopsi, dengan mendatangkan tim forensik dari RS Bhayangkara Kediri,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Nganjuk tersebut.
Niko menambahkan bahwa dalam olah TKP yang dilakukan pada hari Rabu (08/02) kemarin, petugas menemukan minuman keras (miras) di dalam kamar kos korban. Miras yang ditemukan ini, selanjutnya dibawa ke Mapolres Ponorogo untuk dilakukan pendalaman.
“Dalam olah TKP kita juga temukan miras di kamar korban. Terkait temuan ini, kita masih melakukan pendalaman,” pungkas Niko. (end/ted)






