Surabaya (beritajatim.com) – Makanan yang mengandung karbohidrat selama ini dipandang sebagai penyebab kenaikan berat badan. Namun ternyata pandangan tersebut tidak selalu benar.
Faktanya tidak semua makanan tinggi karbohidrat membuat kenaikkan berat badan. Sebagian besar penelitian mendukung gagasan bahwa karbohidrat adalah makronutrien penting untuk kesehatan yang baik dan tidak boleh diganti.
WHO memperingatkan bahwa diet rendah karbohidrat jangka panjang menyebabkan hasil yang tidak sehat. Dalam sebuah penelitian yang dipresentasikan di Kongres Masyarakat Kardiologi Eropa pada tahun 2018.
Studi tersebut menemukan bahwa makan kurang dari 215 gram karbohidrat sehari selama enam tahun dapat meningkatkan risiko kematian akibat kanker sebesar 36% dan kematian penyakit kardiovaskular sebesar 50%. 215 gram kira-kira sama dengan jumlah karbohidrat dalam satu apel besar, 15 keping keripik, 2 sendok makan selai kacang, dan segelas susu kedelai.
Melansir Healthline, karbohidrat juga dapat melindungi sistem metabolik. Orang dewasa yang paling banyak makan biji-bijian, sayuran, dan karbohidrat lain yang tinggi serat mengurangi risiko diabetes dan kanker kolorektal sebesar 15-31% dan mengurangi risiko kematian akibat stroke atau jantung. Hasil ini dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi karbohidrat sehat dalam jumlah rendah.
Berikut 9 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Tidak Akan Menaikkan Berat Badan
1. Roti
Pilihlah roti yang terbuat dari biji-bijian utuh, yang merupakan karbohidrat kompleks yang lambat dicerna.
Karbohidrat menyediakan glukosa yang penting untuk produksi energi dalam sel, termasuk otak. Karbohidrat juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan fitonutrien bermanfaat lainnya.
2. Apel dan pir
Buah-buahan ini dianggap makanan tinggi karbohidrat karena fruktosanya, atau gula dalam buahnya. Namun, manfaat nutrisinya melebihi karbohidrat yang didapatkan, terutama jika memakan buah secara utuh termasuk kulitnya. Apel dan pir berukuran sedang yang dimakan dengan kulitnya masing-masing menghasilkan 4,8 dan 5,5 gram serat.
3. Oatmeal
Meskipun oatmeal memiliki konsentrasi karbohidrat yang tinggi. Namun serat larut yang disebut beta glukan dalam oatmeal meningkatkan rasa kenyang, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan.
4. Buah bit
Satu mangkuk kecil buah bit mengandung 13 gram gula, tetapi tidak akan memengaruhi gula darah atau berat badan layaknya makan puding beras atau kue.
Ini karena buah bit mengandung 2,8 gram serat makanan, yang memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”makanan”]
5. Kentang
Sayuran bertepung ini memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Dinginkan kentang terlebih dahulu sebelum dimakan karena “pati resisten” di kentang akan muncul dan dapat memudahkan pencernaan serta tidak meningkatkan gula darah.
6. Ubi jalar
Ubi jalar penuh dengan beta karoten antioksidan, yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Ubi jalar adalah sumber vitamin C, potasium, dan serat yang baik.
7. Buncis & lentil
Semangkuk kecil buncis mengandung sekitar 12 gram serat makanan dan sekitar 45 gram karbohidrat. Legum seperti buncis dan lentil dan semua jenis kacang-kacangan adalah makanan tinggi karbohidrat, tetapi juga mengandung vitamin dan mineral penting.
8. Pisang
Pisang tinggi potasium dan penurun tekanan darah, jadi mengonsumsi pisang dalam keseharian adalah cara yang baik untuk melindungi jantung. Namun jika khawatir dengan kandungan gula yang tinggi pada pisang, makanlah pisang hijau. Pisang mentah memiliki lebih sedikit gula dan lebih banyak pati resisten, yang meningkatkan rasio bakteri sehat di usus.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
9. Blueberry & raspberry
Mengonsumsi beragam buah, meski tinggi karbohidrat, akan memberikan manfaat kesehatan yang mengalahkan kalori dan gula yang didapatkan dari makanan utuh ini.
Demikianlah 9 makanan tinggi karbohidrat yang tidak akan membuat berat badan naik. (kai/ian)






