Mojokerto (beritajatim.com) – Sejak tiga bulan terakhir, jambret bermotor Suzuki Satria warna hitam berkeliaran di jalanan Kabupaten Mojokerto. Pelaku menyasar emak-emak yang memakai kalung emas saat beraktivitas di pagi hari.
Seperti yang dialami seorang ibu muda bernama Reni saat di Jalan Raya Dusun Kembangan, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (28/1/2023) pekan lalu. Pelaku menarik perhiasan kalung yang dikenakan korban saat berkendara.
Setelah berhasil menarik kalung korban, pelaku terekam CCTV langsung tancap gas ke arah Ngoro. Pria berpostur tinggi kurus itu beraksi dengan mengendarai motor Suzuki Satria berwarna hitam tanpa nopol. Pelaku menggunakan jaket dan helm warga gelap.
Dikenali dari ciri khasnya, sepeda motor Satria warna hitam, pria tersebut diduga sudah beraksi di sejumlah tempat. Setidaknya sudah ada enam sampai tujuh kasus, diantaranya terjadi di Desa Mojolusur, Mojosari, dan Desa Kembangringgit, Pungging.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jambret-mojokerto”]
“Ada beberapa kejadian di daerah (Kecamatan) Pungging dan Mojosari dengan ciri-ciri pelaku sama. Aksi penjambretan marak sejak tiga bulan terakhir. Aksinya pasti pagi-pagi, dia beroperasi di jalan raya dan jalan kampung,” ungkapnya salah satu warga, Parno, Selasa (31/1/2023).
Menurut warga Mojosari tersebut, pelaku menyasar emak-emak yang sedang beraktivitas di tepi jalan saat berbelanja sayur keliling. Aksi penjambretan yang diduga dilakukan pelaku dengan ciri-ciri tersebut menjadi atensi polisi.
“Sudah kami monitor (kasus di Dusun Kembangan) tapi tidak ada laporan. Yang jelas akan kami selidiki dulu,’” tegas Kanit Reskrim Polsek Pungging Ipda Bambang Sunandar. [tin/suf]






