Ponorogo (beritajatim.com) – Sebuah truk tanpa muatan mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri, tepatnya di Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Truk bernomor polisi H 1636 MM itu keluar jalur hingga masuk ke parit, setelah sopir berusaha menghindari seseorang yang tiba-tiba menyeberang jalan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun bagian depan truk rusak setelah lebih dulu menghantam tiang besi iklan hingga gerobak nasi goreng di tepi jalan.
Truk tersebut dikemudikan Yahya, warga Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Di dalam kabin juga terdapat pemilik kendaraan, Dwi Purwantio, yang saat kejadian duduk di kursi penumpang. Keduanya sedang dalam perjalanan pulang menuju Malang, setelah berangkat dari Cilacap, dengan kondisi truk tidak membawa muatan.
Dwi Purwantio mengaku dirinya tidak mengetahui secara langsung detik-detik kecelakaan karena sedang tertidur di dalam kabin. Dirinya baru mengetahui penyebab insiden, setelah mendengar penjelasan dari sang sopir. Menurutnya, sopir mengambil keputusan menghindar dengan banting stir ke kanan, karena melihat seseorang menyeberang secara mendadak.
“Saya tidur, Kata temanku yang nyopir, tiba-tiba lihat ada orang nyebrang berhenti di tengah-tengah. Akhirnya menghindari itu,” ungkap Dwi, usai truk tersebut dievakuasi dengan diderek sekitar pukul 8.15 WIB.
Dwi mengungkapkan setelah kendaraan berhenti, orang yang diduga menyeberang tersebut justru tidak ditemukan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat kondisi jalan masih relatif sepi. Manuver menghindar membuat truk keluar jalur, hingga menghantam gerobak nasi goreng yang berada di tepi jalan sebelum akhirnya masuk ke parit.
“Ya alhamdulillahnya tidak ada yang luka dalam kejadian ini,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa saat kecelakaan terjadi truk tidak membawa muatan. Kendaraan itu sebelumnya baru selesai mengambil rosok dari Cilacap dan rencananya akan digunakan untuk mengangkut tebu di Malang. Dwi juga mengaku tidak terlalu sering melintasi jalur Ponorogo-Wonogiri, meski pernah beberapa kali melewati ruas jalan tersebut.
“Muatannya kosong. Baru ngambil rosok, dan rencanaya mau angkutan tebu. Tidak sering lewat sini, tapi ya pernah,” ungkapnya.
Sementara itu, warga sekitar bernama Samsudin mengatakan dirinya mengetahui kejadian setelah mendengar suara benturan yang cukup keras. Saat keluar rumah, Dia melihat truk sudah berada di dalam parit. Menurutnya, sebelum masuk parit, truk sempat menabrak tiang dan gerobak nasi goreng yang berada di pinggir jalan.
“Saya juga tidak tahu persisnya, ya tahu-tahu sudah di sini. Nabrak tiang telepon atau apa gitu, terus nabrak gerobak nasi goreng,” kata Samsudin.
Dia memastikan tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Sopir maupun penumpang selamat dan tidak mengalami luka serius. Saat kejadian, hanya ada 2 orang yang berada di dalam truk tersebut.
“Tidak ada korban, keduanya yang ada di dalam truk tidak ada apa-apa,” pungkasnya. (end/aje)






