Surabaya (beritajatim.com) – Bandit curanmor berhasil menyatroni Jalan Polak Wonorejo, Genteng, Surabaya, Jumat (27/01/2023) malam. Akibat peristiwa tersebut, sepeda motor Honda Beat L 2075 CAE milik Reni amblas.
Khusnul (31) salah satu warga mengatakan jika bandit curanmor yang menyatroni Jalan Polak Wonorejo mengambil sepeda motor yang terparkir di depan Balai RW tempat warga biasa memarkir kendaraan.
Warga setempat menggunakan balai RW sebagai tempat parkir lantaran ada Hansip yang berjaga tak jauh dari lokasi. “Kemarin mbak Reni taunya pas motor itu nau dimasukin ke rumah. Di cari kok gaada akhirnya nanya ke Hansip yang jaga di depan gang itu mas,” ujar Khusnul, Senin (30/01/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”curanmor”]
Diduga, bandit curanmor yang belum diketahui identitasnya tersebut memanfaatkan momen hujan deras yang mengguyur kota Surabaya. Lantaran, saat hujan, balai RW sepi dengan warga yang cangkruk.
Sementara itu, Hansip yang bertugas saat itu adalah Subur. Ia mengaku, saat aksi pencurian tersebut, ia tidak melihat orang mencurigakan melintas. “Waktu itu malam hari kondisinya juga hujan, jadi kondisi sepi. Saya tidak melihat orang mencurigakan,” jelas Subur.
Ia menduga jika bandit curanmor telah memahami akses jalan di kampungnya. Karena, di kampung Polak Wonorejo, akses jalan tidak hanya satu di depan RS Undaan Mata tempat ia berjaga. Namun, ada gang tikus di sisi barat yang menembus jalan Peneleh.
“Setiap hari kampung Polak Wonorejo dijaga petugas hansip secara bergantian dan ada tiga shift. Yaitu mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, 16.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB, kemudian pukul 23.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB,” imbuh Subur.
Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi. “Iya mas sudah laporan. Saat ini masih lidik,” kata Sutrisno. (ang/kun)






