Malang (beritajatim.com) – Universitas Negeri Malang (UM) mengirim bantuan dan sejumlah relawan ke lokasi tempat kejadian gempa di Cianjur, Jawa Barat. Pengiriman relawan ini sebagai bentuk empati UM pada sesama bangsa Indonesia.
Profesor Dr. Markus Diantoro, M.Si Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang mengatakan menerangkan, Tim Relawan untuk diberangkatkan untuk mengantar donasi pada warga UM yang terdampak di Cianjur. Langkah ini juga sebagai rasa peduli UM pada elemen bangsa.
“Kehadiran relawan dan penyaluran bantuan akan mempercepat pemulihan fisik dan psikologis masyarakat terdampak bencana di Cianjur. Selain itu, mereka juga mengunjungi mahasiswa UM dan keluarga yang terdampak, saat ini masih mengungsi di rumah saudara,” tandasnya pada Senin (28/11/2022).
Pria yang saat ini menjadi dosen FMIPA tersebut menambahkan, total ada 17 tim relawan yang berpartisipasi. Tim Tanggap Bencana dan Tim Reaksi Cepat Cakrawala (TRCC) UM tersebut sudah berangkat ke lokasi sejak hari Jumat 25 November 2022. Mereka dilepas langsung oleh Rektor UM, Profesor Haryono.
[berita-terkait number=”4″ tag=”um”]
Selain donasi, para relawan turut membantu dalam upaya percepatan mitigasi, identifikasi, pelaporan korban dan lokasi, informasi dan distribusi bantuan. Gelombang pertama, UM sudah memberangkatkan 14 personel, terdiri dari dosen, tenaga kesehatan (dokter), dan mahasiswa relawan. Tim berangkat dengan 2 kendaraan kampus. Total donasi yang terkumpul kurang lebih mencapai Rp 100.150.000. Pada gelombang pertama ini, tim relawan bekerja selama satu pekan.
“Tim Relawan ini sudah berpengalaman untuk penanganan bencana, mereka sudah terlibat saat Bencana Banjir Malang Selatan. Kami juga telah berkoordinasi dg LPPM PTN BH khususnya KMPA ITB, POSKO BPDB, POSKO BRIMOB POLRI, juga warga di sekitar. Saat ini Tim relawan UM untuk gempa Cianjur bergabung di Posko Brimob POLRI, area Alun alun Pendopo Kabupaten Cianjur,” tutupnya. [dan/but]






