Jombang (beritajatim.com) – Panitia HKN (Hari Kesehatan Nasional) ke-58 Kabupaten Jombang menggelar seminar ilmiah kesehatan dengan tema ‘Gangguan Ginjal Akut Progresif Tipikal pada Anak’, Sabtu (19/11/2022). Acara yang bertempat di Gedung Bung Tomo Pemkab Jombang ini diikuti 200 orang (tatap muka) dan 100 orang (secara hybrid).
Ketua Panitia HKN ke-58 Kabupaten Jombang Dr dr Ma’murotus Sa’diyah MKes menjelaskan, pemilihan tema tersebut terkait dengan isu kesehatan yang sedang hangat menjadi pembicaraan. Namun demikian, Ning Eyik, panggilan akrab Dr dr Ma’murotus Sa’diyah MKes, memastikan bahwa di Jombang nihil kasus tersebut.
“Seminar ini dalam rangka menyiapkan SDM (sumber daya manusia) dalam menangani gangguan gagal ginjal akut. Untuk itu kami menghadirkan tiga nara sumber yang kompeten di bidangnya. Sedangkan peserta sebanyak 200 orang berasal dari Puskesmas se-Kabupaten Jombang, apotek, rumah sakit, perawat, klinik kesehatan, serta laboratorium. Lalu 100 orang hadir melalui zoom,” kata Direktur RSUD Jombang ini.
[berita-terkait number=”3″ tag=”gagal-ginjal”]
Para peserta diharapkan benar-benar memahami tentang isu tersebut. “Kami di RSUD Jombang juga sudah menyiapkan, termasuk ruang perawatan untuk gangguan gagal ginjal akut. Namun hingga saat ini belum ada kasus itu di Jombang,” ujar mantan Rektor Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang ini.
Dalam seminar tersebut, panitia HKN menghadirkan tiga nara sumber yang mumpuni di bidangnya. Pertama, dr Ahmad Mahfur SpA, dokter spesialis anak dari RSUD Jombang. Kemudian DR Masruorh, S.kep, Ns, M.Kes dari Unipdu (Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum) Jombang, serta Apt. Oki Yudiswara, S.Farm dari R&D PT Satoria Pharma. Masing-masing nara sumber menyiapkan materi sesuai dengan bidangnya.
Semisal, dr Ahmad Mahfur SpA menyampaikan materi terkait deteksi dini gangguan gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak. Kemudian DR Masruroh menyampaikan paparan seputar asuhan keperawatan pada anak dengan gangguan ginjal akut, sedangan Oki Yudiswara memberikan materi tentang penjaminan mutu sediaan farmasi.

Seluruh peserta yang hadir menyimak pemaparan materi yang disampaikan oleh tiga nara sumber itu. Acara berlangsung dengan gayeng mulai awal hingga akhir. “Seminar ini salah satu rangkaian acara peringatan HKN ke-58 di Kabupaten Jombang. Insya Allah acara puncak HKN digelar di pendapa Pemkab Jombang pada 6 Desember mendatang,” jelas Ning Eyik.
Selain ratusan peserta, acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan drg Budi Nugroho. Mantan Wakil Direktur RSUD Jombang ini membuka seminar di Gedung Bung Tomo itu. Budi juga mengapresiasi panitia HKN ke-58 Kabupaten Jombang yang menggelar berbagai acara, termasuk seminar ‘Gangguan Ginjal Akut Progresif Tipikal pada Anak’.
“Dengan adanya seminar ini kami berharap bisa memperkuat SDM di internal kita. Data Dinas Kesehatan Jombang hingga saat ini belum kasus gagal ginjal akut. Baik yang dirawat di Jombang maupun yang langsung meluncur ke RSUD DR Soetomo, belum ada. Namun demikian kita tetap memperkuat SDM. Selain seminar, kita juga rutin melakukan sosialisasi ke seluruh jajaran faskes (fasilitas kesehatan) di Jombang. Obat-obatan berupa sirup juga sudah kita tarik dari peredaran,” pungkas Budi Nugroho. [suf]






