Jember (beritajatim.com) – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) mendapat bantuan subsidi bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp 500 ribu dari Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak 10 November hingga 5 Desember 2022.
Ada 1.880 pengemudi ojol dan opang yang mendapat bantuan subsidi tersebut. Mereka diberi kupon yang bisa ditukarkan dengan BBM di tujuh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Jember.
“Sebenarnya ada 10 SPBU yang diajak bekerja sama, namun hanya tujuh yang mau. Jam delapan malam, SPBU bisa mengklaimkan kupon yang dibayarkan opang dan ojol. Kami ganti cash,” kata kata Kepala Dishub Jember Agus Wijaya, ditulis Senin (14/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”BBM”]
Apa syarat khusus ojol dan opang untuk ikut dalam program ini? “Yang jelas mereka harus warga Jember dengan menunjukkan KTP. Mereka bisa menunjukkan bukti bahwa merupakan warga aplikator (ojol) atau surat dari keterangan desa bahwa dia pengojek pangkalan,” kata Agus.
Program ini didanai dengan anggaran Rp 1 miliar yang berasal dari dana insentif daerah karena Pemkab Jember berhasil mengendalikan inflasi. Program ini melengkapi program angkutan kota gratis untuk warga Jember. Agus mengatakan, program angkutan kota gratis untuk ini untuk menekan penggunaan kendaraan bermotor pribadi.
Berbeda dengan subsidi BBM yang berlangsung pada 10 November – 5 Desember 2022, program angkutan kota gratis berlangsung pada 10 November – 3 Desember 2022. Program ini dirancang, dilaksamakan, dan diawasi melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum. Anggaran yang dikucurkan sekitar Rp 1,1 miliar untuk angkutan kota gratis ini.
“Kami sewa mobil angkutan kota ke pemilik Rp 225 ribu per hari. Sopirnya kami kasih Rp 50 ribu per hari. Biasanya kan mereka menyetor ke pemilik angkutan Rp 30-40 ribu per hari. Jadi mereka dapat penghasilan,” kata Agus. [wir/kun]






