Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah tempe.
Tempe termasuk bahan masakan yang mudah diolah menjadi berbagai masakan. Hari ini, sabtu 29 Nov, Google membuat doodle membuat gambar tempe. Tentu, kita sebagai masyarakat Indonesia perlu bangga dengan ini.
Tempe sebagai salah satu makanan khas dari Indonesia yang sudah mendunia bahkan terus berkembang dengan berbagai aneka variasi. Hal ini membuat tempe menjadi makanan wajib masyarakat di Indonesia. Selain kaya akan protein, dari segi harga relatif murah dan mudah didapatkan.
Asal Mula Tempe
Pertama kali kata Tempe ditemukan pada manuskrip Serat Centhini jilid 3. Mereka menceritakan menggambarkan perjalanan Mas Cebolang dari Candi Prambanan menuju Pajang, lalu sempat mampir di dusun Tembayat Kabupaten Klaten. Kala itu, mereka mendapatkan jamuan makan dari Pangeran Bayat dengan salah satu yaitu Brambang Jae Santen Tempe.
Sedangkan asal kata tempe dari bahasa Jawa kuno yaitu Tumpi yang berarti makanan yang berwarna putih. Sebenarnya, tempe berasal dari kedelai hitam.
[berita-terkait number=”5″ tag=”google”]
Kemudian sebelum abad 16. Tempe berkembang di Jawa sehingga mulai muncul Tempe Jogja, Tempe Banyumas, Tempe Malang dan Tempe Pekalongan. Selain itu, teknologi pengolahan Tempe menjadi warisan teknologi dari rakyat secara turun-temurun.
Ada berbagai cara dalam mengelola tempe. Tapi, sebenarnya kita cukup menciptakan kondisi yang cocok untuk perkembangan kapang (jamur tempe). Tempe sebagai salah satu sumber protein masa depan yang mendunia, semakin marak mengampanyekan mengenai Animal Right sehingga memposisikan hewan untuk disembelih dan dikonsumsi dengann mengembangkan gaya hidup vegan.
Kandungan Gizi pada Tempe
Tempe dikenal sebagai makanan dengan protein tinggi. Namun, ada berbagai kandungan gizi yang terdapat pada tempe seperti setiap 100 gr konsumsi mengandung energi 150 kkal, Vitamin A, B1,B2, B3, Karbohidrat 9,10 gr, Protein 14 gr (23,3%), serat pangan 1,40 gr, kalsium 517 mg, fosfor 202 gr, natrium 7 mg, kalium 165,90 mg, besi 1,50 mg, seng 1,20 mg, air 68,3 gr dan abu 0,90 gr.
Selain itu, kita perlu pahami jika kacang kedelai mempunyai kandungan asam amino yang baik untuk tubuh yaitu asam amino tryptophan, phenilalanin, lysine, treonin, methionine, leusin, isoleusin dan valine. Fungsi dari asam amino itu sebagai pertumbuhan rambut dan kuku. (prd/nap)






