Gresik (beritajatim.com) – Warga Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Gresik, dihebohkan adanya warga yang meninggal di kamar tidur. Korban yang bernama Duladi (68), yang sehari-hari sebagai petani ditemukan sudah tak bernyawa.
Kasus ini bermula saat korban (Duladi) tinggal bersama istrinya Rawat. Namun, kedua pasangan suami istri itu hubungannya tidak harmonis, sehingga mereka hidup serumah tapi tidak sekamar. Sekitar pukul 17.30 wib atau Hari Senin (24/10), salah satu saksi yakni Sunarto hendak mengirim makanan roti kepada korban.
Saat tiba di kamar korban, saksi Sunarto sudah mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, saksi memberitahukan kepada istri dan anaknya lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek kedamean.
[berita-terkait number=”5″ tag=”meninggal”]
Kapolsek Kedamean AKP Dante Anam Irawanto membenarkan adanya warga Desa Slempit meninggal dunia di kamarnya. “Dari hasil penyelidikan di TKP korban sebelumnya diduga menderita penyakit jantung dan sejak nafas. Di tubuh korban juga tidak ditemukan bekas kekerasan,” ujarnya, Selasa (26/10/2022).
Masih menurut Dante, terkait dengan kejadian ini pihak keluarga sudah merelakan kematian korban dan dianggap sebagai takdir dari Tuhan Yang Maha Esa. “Pihak keluarga korban tidak menuntut apapun atas kejadian, dan sudah membuat surat pernyataan,” pungkasnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Rawat istri korban. Dirinya sudah menyerahkan kasus ini supaya tidak diperpanjang lagi mengingat suaminya sudah lama menghidap penyakit jantung. [dny/kun]






